Mobil Listrik Tak Bisa Didorong Saat Mogok, Begini Penjelasan Ahli
Mobil Listrik Tak Bisa Didorong Saat Mogok

KOMPAS.com - Mobil listrik menjadi sorotan setelah insiden di Bekasi pada Senin (27/4/2026) ketika sebuah taksi listrik VinFast VF e34 mogok saat melintasi rel dan ditabrak KRL. Kejadian ini diduga menyebabkan KRL Commuter Line lain tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan puluhan korban luka.

Penyebab Mobil Listrik Tidak Bisa Didorong

Dosen National Battery Research Institute sekaligus pendiri EV Safe, Mahaendra Gofar, menjelaskan bahwa berbagai merek mobil listrik memang tidak bisa didorong saat kehilangan daya. Hal ini disebabkan oleh sistem keamanan yang mengunci roda saat baterai habis atau sistem kelistrikan mati.

Mekanisme Keamanan Mobil Listrik

Mobil listrik modern dilengkapi dengan sistem elektronik yang mengontrol pengereman dan transmisi. Ketika daya habis, sistem ini secara otomatis mengaktifkan mode pengaman yang mencegah roda berputar bebas. Tujuannya adalah untuk menghindari kerusakan pada komponen kelistrikan dan menjaga stabilitas kendaraan saat darurat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menurut Mahaendra, pengemudi mobil listrik harus memahami karakteristik ini dan selalu memastikan baterai mencukupi sebelum perjalanan. Jika terjadi mogok di area berbahaya seperti rel kereta, segera hubungi layanan darurat atau bantuan pinggir jalan.

Rekomendasi Keselamatan

  • Pastikan baterai terisi penuh sebelum berkendara.
  • Perhatikan indikator daya dan jangan memaksakan perjalanan jika baterai rendah.
  • Jika mogok di lokasi berbahaya, segera evakuasi penumpang dan hubungi bantuan.

Insiden di Bekasi menjadi pengingat pentingnya edukasi pengguna mobil listrik. Pemerintah dan produsen diharapkan meningkatkan sosialisasi tentang prosedur darurat kendaraan listrik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga