KOMPAS.com - Meletakkan minyak goreng di bawah pendingin ruangan (AC) mungkin terlihat seperti cara praktis untuk menyimpan bahan masakan agar tidak terkena panas. Namun, kebiasaan ini ternyata bukan pilihan yang tepat.
Risiko Menurunkan Kualitas Minyak
Menyimpan minyak goreng di bawah AC berisiko menurunkan kualitas minyak. Suhu dingin dari AC dapat menyebabkan minyak mengental atau bahkan mengeras, terutama jika minyak terkena aliran udara dingin secara langsung. Perubahan suhu yang drastis juga dapat mempercepat proses oksidasi, sehingga minyak lebih cepat tengik dan tidak layak pakai.
Dampak pada Kinerja AC
Posisi penyimpanan minyak di bawah AC juga dapat berdampak buruk terhadap kinerja AC. Jika lokasi penyimpanan berada di area dapur atau dekat sumber panas, uap minyak bisa menempel pada komponen AC dan mengurangi efisiensinya. Kotoran yang menempel pada filter atau evaporator AC akan memaksa AC bekerja lebih keras, sehingga konsumsi listrik meningkat dan umur AC berkurang.
Cara Penyimpanan Minyak Goreng yang Benar
Minyak goreng sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari paparan cahaya langsung. Suhu ideal untuk menyimpan minyak adalah antara 20-25 derajat Celsius. Hindari menyimpan minyak di dekat kompor, oven, atau peralatan elektronik yang menghasilkan panas. Gunakan wadah tertutup rapat dan simpan di lemari dapur yang tidak terkena sinar matahari langsung.
Dengan memperhatikan cara penyimpanan yang tepat, kualitas minyak goreng dapat terjaga lebih lama dan kinerja AC tetap optimal.



