Jakarta - Sejumlah negara di dunia termasuk dalam daftar negara paling dermawan berdasarkan World Giving Report (WGR) 2025 yang disusun oleh Charities Aid Foundation (CAF). Lembaga filantropi nirlaba internasional yang berbasis di Inggris ini merilis data terbaru mengenai tingkat kedermawanan global. Indonesia juga masuk dalam daftar tersebut. Lantas, di peringkat berapa Indonesia berada?
Metodologi Baru WGR 2025
Berbeda dengan survei tahun-tahun sebelumnya, WGR 2025 tidak lagi menanyakan apakah seseorang pernah berdonasi atau membantu orang lain. Dalam metodologi lama, Indonesia kerap masuk jajaran negara paling dermawan karena budaya gotong royong yang kuat. Namun, pada edisi kali ini, peringkat lebih difokuskan pada rata-rata pendapatan yang didonasikan. Akibat perubahan ini, beberapa negara maju tidak lagi menduduki posisi teratas.
10 Negara Paling Dermawan Versi WGR 2025
Berdasarkan data yang dirilis, berikut adalah sepuluh negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi:
- Nigeria - 2,83%
- Mesir - 2,45%
- China - 2,19%
- Ghana - 2,19%
- Kenya - 2,13%
- Uganda - 2,04%
- India - 1,92%
- Uni Emirat Arab - 1,92%
- Qatar - 1,92%
- Malawi - 1,80%
Posisi Indonesia
Indonesia mencatatkan skor sekitar 1,55% dari pendapatan yang didonasikan. Skor ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-21 secara global. Meskipun tidak masuk dalam sepuluh besar, Indonesia masih menunjukkan tingkat kedermawanan yang cukup tinggi dibandingkan banyak negara lain.
Negara Maju di Bawah
Perubahan metodologi juga berdampak pada posisi negara-negara maju. Amerika Serikat, misalnya, hanya berada di urutan ke-31 dengan skor 0,97%. Negara-negara Eropa seperti Jerman, Prancis, Swedia, dan Belanda juga tidak masuk dalam jajaran teratas. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan baru lebih menyoroti kontribusi relatif terhadap pendapatan, bukan sekadar jumlah donasi absolut.
Dengan demikian, WGR 2025 memberikan gambaran yang lebih akurat tentang budaya memberi di berbagai negara, termasuk Indonesia yang tetap konsisten dalam kedermawanan meskipun peringkatnya berubah.



