Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, menyerukan kepada generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk menghidupkan kembali semangat dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi. Seruan ini disampaikan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno yang digelar pada Selasa, 30 Juni 2026.
Bukan Sekadar Kutipan di Media Sosial
Kenneth menekankan bahwa pemahaman terhadap pemikiran Bung Karno tidak boleh berhenti pada kutipan-kutipan yang viral di media sosial. Generasi muda perlu menggali lebih dalam makna perjuangan dan cita-cita besar proklamator tersebut.
“Bung Karno mengajarkan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari pengorbanan, keberanian, dan persatuan seluruh anak bangsa. Nilai-nilai itulah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Kenneth dalam keterangan resminya.
Generasi Z: Kreatif, Adaptif, namun Harus Berkarakter
Menurut pria yang akrab disapa Bang Kent itu, Generasi Z memiliki potensi besar sebagai generasi yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki kemampuan berinovasi di tengah persaingan global. Namun, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan karakter kebangsaan yang kuat agar tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
“Kami mengajak seluruh Gen Z untuk tidak takut bermimpi besar sebagaimana Bung Karno pernah memimpikan Indonesia merdeka ketika banyak orang menganggapnya mustahil. Keberanian berpikir besar, mengambil tanggung jawab, dan mencintai bangsa harus terus diwariskan,” tambah Kenneth yang juga menjabat sebagai Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII.
Semangat Juang di Era Modern: Prestasi dan Inovasi
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu menegaskan, semangat perjuangan Bung Karno pada era saat ini tidak lagi diwujudkan melalui perjuangan fisik, melainkan melalui prestasi, pendidikan, inovasi, kewirausahaan, kepedulian sosial, menjaga persatuan, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan bangsa. Selain itu, generasi muda juga didorong untuk memahami gagasan Bung Karno mengenai Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Tanggung Jawab Moral Kader PDI Perjuangan
Sebagai kader PDI Perjuangan, Kenneth mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan api perjuangan Bung Karno terus menyala. Warisan terbesar Bung Karno bukan hanya sejarah, tetapi semangat membangun Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat.
Bulan Bung Karno diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat nasionalisme, meningkatkan kualitas diri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta terus berkarya bagi negeri.
“Masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga memiliki karakter, integritas, semangat gotong royong, dan kecintaan kepada tanah air. Warisi semangat juang Bung Karno, bukan sekadar mengingat namanya. Isilah kemerdekaan dengan karya, prestasi, inovasi, dan pengabdian,” tutup Kenneth.



