Seorang nenek berusia 96 tahun di Amerika Serikat, Lillian Droniak, menghadapi ancaman pengusiran dari panti jompo tempat tinggalnya akibat gaya hidupnya yang gemar berpesta. Kisah ini ia bagikan melalui unggahan video di TikTok dan Instagram pribadinya pada 11 Juni 2026.
Influencer Senior dengan Jutaan Pengikut
Meskipun usianya sudah lanjut, Droniak dikenal sebagai seorang influencer dengan jutaan pengikut di media sosial. Ia aktif membagikan kesehariannya, termasuk momen-momen pesta yang ia selenggarakan di panti jompo.
Droniak mengklaim bahwa pihak panti jompo telah memberikan peringatan resmi kepadanya terkait penyelenggaraan pesta yang dinilai melanggar aturan komunitas. Dalam videonya, ia menyampaikan kekhawatirannya akan kemungkinan diusir jika terus mengadakan pesta.
Peringatan dari Panti Jompo
Menurut Droniak, peringatan tersebut disampaikan secara tertulis oleh manajemen panti. Ia tidak menyebutkan secara rinci isi surat peringatan itu, namun menegaskan bahwa pesta-pesta yang ia gelar selama ini tidak pernah menimbulkan masalah serius. "Saya hanya ingin bersenang-senang di usia tua," ujarnya dalam video yang viral.
Pihak panti jompo belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim Droniak. Namun, kasus ini memicu perdebatan di media sosial tentang hak penghuni panti jompo untuk mengekspresikan diri dan bersosialisasi.
Dampak dan Reaksi Warganet
Unggahan Droniak langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mendukungnya dan mengecam tindakan panti jompo yang dianggap terlalu kaku. Tagar #SaveLillian sempat menjadi trending di Twitter. Sebagian lain memahami aturan panti yang mungkin bertujuan menjaga ketertiban dan kenyamanan semua penghuni.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan final mengenai status Droniak di panti jompo tersebut. Ia berharap dapat tetap tinggal dan terus berbagi keceriaan melalui konten-kontennya.



