Ayam Goreng Kamari: Sensasi Ayam Pejantan di Surabaya
Ayam Goreng Kamari: Sensasi Ayam Pejantan di Surabaya

Di tengah menjamurnya rumah makan ayam goreng di Surabaya, Jawa Timur, Ayam Goreng Kamari hadir sebagai pilihan unik. Berlokasi di Jalan Dharmawangsa Nomor 150, tempat ini menawarkan konsep sederhana dengan menu ayam yang memiliki karakter rasa kuat dan proses pengolahan yang tidak instan.

Keunikan Ayam Pejantan

Pemilik Ayam Goreng Kamari, Kamariati Kamarudin, menjelaskan bahwa mereka menggunakan ayam pejantan sebagai bahan utama. "Untuk ayam kita pakai ayam pejantan karena kalau ayam-ayam biasa itu beda tekstur dagingnya," kata Kamariati kepada Kompas.com, Rabu (24/6/2026). Menurutnya, tekstur daging menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman makan yang berkesan.

Penggunaan ayam pejantan menghasilkan daging yang lebih padat dan tetap juicy saat digoreng. Hal ini membedakan Ayam Goreng Kamari dari tempat lain yang umumnya menggunakan ayam negeri atau ayam kampung. Proses pengolahan yang tidak instan juga menjadi andalan, memastikan bumbu meresap sempurna hingga ke dalam daging.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Lokasi dan Konsep

Berada di kawasan strategis Jalan Dharmawangsa, Ayam Goreng Kamari mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota Surabaya. Tempat ini mengusung konsep sederhana namun tetap nyaman, cocok untuk makan bersama keluarga atau teman. Menu utama adalah ayam goreng dengan berbagai pilihan level pedas, mulai dari yang ringan hingga ekstra pedas.

Selain ayam goreng, tersedia juga lauk pendamping seperti tahu, tempe, dan lalapan segar. Sambal yang disajikan pun dibuat sendiri dengan resep khas, memberikan cita rasa pedas yang autentik. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, menjadikannya pilihan populer di kalangan mahasiswa dan pekerja kantoran di sekitar Dharmawangsa.

Proses Pengolahan Non-Instan

Kamariati menekankan bahwa setiap potong ayam melalui proses marinasi yang lama sebelum digoreng. "Kami tidak menggunakan bumbu instan. Semua bumbu diracik sendiri agar rasa yang dihasilkan lebih kuat dan khas," ujarnya. Proses ini memakan waktu lebih lama, namun hasilnya sepadan dengan cita rasa yang didapatkan.

Ayam Goreng Kamari buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Pengunjung bisa menikmati hidangan di tempat atau memesan untuk dibawa pulang. Dengan semakin banyaknya pecinta kuliner yang mencari pengalaman makan berbeda, Ayam Goreng Kamari menjadi destinasi yang patut dicoba saat berada di Surabaya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga