Siapa sangka, piza kaki lima yang saat ini ramai diburu warga Surabaya ternyata lahir dari dapur rumah dan kecintaan seorang ibu kepada keluarga. Berbekal pengalaman di dunia bakery, Iin Indriyana perlahan membangun Zuppa Rizz dengan konsep berbeda yakni menghadirkan piza hangat yang dibuat langsung saat dipesan.
Bermula dari Hobi Membuat Roti
Awalnya, Iin hanya membuat roti untuk kebutuhan keluarga. Namun, ia melihat peluang untuk menghadirkan piza dengan kualitas rumahan yang segar dan berbeda dari kebanyakan. "Karena saya ingin jual piza yang street food apalagi biasanya rotinya yang dipakai sudah jadi ya. Nah kalau saya bikin roti sendiri adonanya masih mentah lalu ditambah topping dan di oven. Masak di tempat dan pembeli makannya dalam keadaan anget-anget gitu," jelas Iin kepada Kompas.com, Senin (22/6/2026).
Konsep Piza Segar dan Hangat
Zuppa Rizz menawarkan pengalaman berbeda dengan piza yang dibuat dari adonan segar, bukan roti jadi. Setiap piza dipanggang di tempat setelah dipesan, sehingga pelanggan menikmatinya dalam keadaan hangat. Konsep street food ini menjadi daya tarik utama yang membedakan Zuppa Rizz dari piza lainnya.
Iin memulai usahanya dengan modal kecil dan peralatan seadanya. Namun, kualitas dan cita rasa yang autentik membuat piza buatannya cepat dikenal. "Saya ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga, dan itu saya terapkan juga untuk pelanggan. Semua bahan segar, dibuat dengan cinta," tambahnya.
Kini, Zuppa Rizz telah memiliki pelanggan setia yang datang dari berbagai kalangan. Meski berjualan di kaki lima, antrean pembeli sering terlihat, terutama pada jam makan siang dan sore hari.
Dampak dan Harapan ke Depan
Keberhasilan Iin membuktikan bahwa usaha rumahan bisa bersaing di tengah maraknya bisnis kuliner. Dengan inovasi dan konsistensi, Zuppa Rizz berhasil mencuri perhatian warga Surabaya. Iin berharap bisa terus mengembangkan usahanya dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
"Ke depannya, saya ingin punya gerai tetap agar lebih nyaman bagi pelanggan. Tapi untuk sekarang, saya bersyukur bisa berjualan di pinggir jalan dan tetap mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat," pungkasnya.



