Pramono Anung Ungkap Capaian Satu Tahun Pimpin Jakarta: TransJabodetabek dan JPO JIS-Ancol Jadi Sorotan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno memaparkan pencapaian signifikan selama satu tahun kepemimpinan mereka. Dalam acara bertajuk 'Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah' yang digelar di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/2), Pramono menyoroti dua proyek utama: layanan TransJabodetabek dan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol.
TransJabodetabek: Solusi Atasi Kemacetan dan Tingkatkan Aksesibilitas
Pramono menjelaskan bahwa Pemprov DKI telah meluncurkan TransJabodetabek sebagai upaya untuk mempermudah mobilitas warga di wilayah Jabodetabek sekaligus mengurangi kemacetan yang kerap terjadi. "Kami membuka TransJabodetabek dengan rute awal dari Alam Sutera ke Blok M, Pik2 ke Blok M, Bogor ke Blok M, serta dari Bekasi Dukuh Atas ke Cawang, Bekasi ke Cawang, Cengkareng, dan Sawangan Depok ke Pondok Labu," ujarnya dalam sambutan resmi.
Lebih lanjut, dia mengumumkan rencana pembukaan rute baru dari Blok M ke Bandara Soekarno Hatta dengan tarif terjangkau sebesar Rp 3.500. "Tarif ini jauh lebih murah dibandingkan naik Damri yang sekitar Rp 60.000 atau taksi yang bisa mencapai di atas Rp 100.000. Ini bagian dari komitmen kami untuk membuat Jakarta lebih aman, nyaman, dan mudah diakses, dengan tetap memberikan layanan gratis bagi 15 golongan masyarakat," tegas Pramono.
Posisi Jakarta dalam Peta Infrastruktur Transportasi Global
Pramono juga membanggakan prestasi Jakarta dalam hal infrastruktur transportasi, yang kini menempati peringkat ke-17 di dunia. "Di tingkat ASEAN, Jakarta hanya kalah dari Singapura, sementara untuk negara lainnya, kita sudah unggul. Ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam pembangunan kota," jelasnya. Selain itu, Pemprov DKI tengah menyelesaikan proyek pelican crossing di Cikini dan pencabutan monorail di Jalan Rasuna Said, yang diharapkan selesai sebelum 22 Juni tahun ini, dengan perbaikan pedestrian, selokan, dan taman.
JPO JIS-Ancol: Fasilitas Pendukung untuk Pengunjung Stadion
Pencapaian lain yang disoroti adalah pembangunan JPO yang menghubungkan JIS dengan Ancol. "Dengan adanya JPO ini, pengunjung yang menonton pertandingan Persija di JIS tidak perlu parkir di area stadion. Mereka bisa parkir di Ancol dan berjalan kaki sekitar 350 meter tanpa khawatir macet. Ini akan membuat transportasi ke JIS lebih efisien dan mendukung performa tim Persija," tutur Pramono optimistis.
Dengan berbagai inisiatif ini, Pramono berharap Jakarta terus berkembang menjadi kota yang lebih terhubung dan ramah bagi warganya, sekaligus mendukung kegiatan olahraga dan pariwisata di ibu kota.



