Iran Serang Fasilitas Energi di UEA, Kuwait, dan Bahrain, Infrastruktur Krusial Rusak
Iran Serang Fasilitas Energi di UEA, Kuwait, dan Bahrain

Iran Lancarkan Serangan Rudal dan Drone, Fasilitas Energi di Tiga Negara Teluk Rusak

Iran telah melancarkan serangan skala besar yang menargetkan sejumlah fasilitas energi dan infrastruktur krusial di tiga negara Teluk, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, dan Bahrain. Serangan ini terjadi pada awal April 2026 dan melibatkan penggunaan rudal serta drone, menyebabkan kerusakan material yang signifikan pada berbagai aset strategis.

Uni Emirat Arab: Kebakaran di Pabrik Petrokimia Borouge

Di Uni Emirat Arab, pihak berwenang di Abu Dhabi melaporkan bahwa mereka sedang berupaya memadamkan kebakaran di pabrik petrokimia Borouge yang terletak di Kota Industri Ruwais, di pantai barat laut negara tersebut. Menurut pernyataan resmi dari kantor media emirat Teluk, kebakaran tersebut disebabkan oleh puing-puing yang berjatuhan setelah sistem pertahanan udara berhasil mencegah serangan lebih lanjut.

"Operasi di fasilitas tersebut telah segera dihentikan sementara kerusakan sedang dinilai. Tidak ada laporan korban luka," tambah pernyataan itu. Kementerian Pertahanan UEA sebelumnya mengonfirmasi bahwa mereka sedang menanggapi serangan rudal dan drone yang dilancarkan oleh Iran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kuwait: Pembangkit Listrik dan Desalinasi Air Terdampak

Sementara itu, di Kuwait, serangan drone dari Iran telah menyebabkan kerusakan pada dua pembangkit listrik dan fasilitas desalinasi air. Kementerian Listrik dan Air Kuwait menyatakan bahwa serangan tersebut mengakibatkan "kerusakan material yang signifikan dan penutupan dua unit pembangkit listrik".

Ancaman dari Teheran ini semakin mengkhawatirkan karena fasilitas desalinasi sangat vital bagi negara-negara Teluk yang bergantung padanya untuk pasokan air bersih. Tentara Iran sebelumnya mengklaim bahwa mereka menargetkan "industri aluminium" di UEA dan infrastruktur militer AS di Kuwait, berdasarkan laporan dari kantor berita resmi IRNA.

Bahrain: Kebakaran di Tangki Penyimpanan Perusahaan Energi

Di Bahrain, serangan drone Iran memicu kebakaran di sebuah tangki penyimpanan milik perusahaan energi Bapco Energies. Perusahaan tersebut mengonfirmasi insiden ini dalam pernyataan resmi, menyebutkan bahwa kebakaran terjadi sebagai akibat dari serangan drone yang bermusuhan dari Iran.

"Api telah sepenuhnya dipadamkan, dan situasinya terkendali. Kerusakan saat ini sedang dinilai dan dievaluasi. Tidak ada laporan cedera," jelas pernyataan Bapco Energies, meski lokasi pasti kebakaran tidak disebutkan.

Latar Belakang Konflik dan Ancaman Berkelanjutan

Serangan ini terjadi dalam konteks ketegangan yang meningkat di Timur Tengah, di mana Iran telah berulang kali mengancam infrastruktur sipil di negara-negara Teluk. Ancaman tersebut merupakan respons terhadap serangan AS dan Israel yang juga telah menghantam target penting bagi perekonomian Republik Islam Iran.

Pada hari Sabtu sebelum serangan ini, sebuah serangan terhadap pusat petrokimia di barat daya Iran dilaporkan menewaskan lima orang, menurut wakil gubernur provinsi Khuzestan. Insiden ini semakin memperumit dinamika konflik regional yang sudah memanas.

Meskipun kerusakan material yang dialami oleh fasilitas energi di UEA, Kuwait, dan Bahrain cukup parah, otoritas setempat menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam serangan-serangan tersebut. Investigasi lebih lanjut sedang dilakukan untuk menilai dampak lengkap dan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga