Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta jajarannya untuk melakukan evaluasi dan koreksi menyeluruh terhadap sistem transportasi publik. Langkah ini diambil dalam rangka meningkatkan keselamatan publik saat menggunakan moda transportasi umum (transum).
Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat berada di Bekasi Timur, beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa arahan Presiden sangat jelas, yaitu melakukan pembenahan dan penataan secara menyeluruh, mulai dari kebijakan hingga implementasi di lapangan. "Keselamatan rakyat adalah prioritas tertinggi," ujar AHY dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).
Investigasi Kecelakaan Stasiun Bekasi Timur
Terkait kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, AHY memastikan bahwa proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan dikawal secara transparan dan akuntabel. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat peningkatan keselamatan transportasi, mempercepat pembangunan infrastruktur rel yang modern dan aman, serta meminimalkan risiko di lintasan sebidang di seluruh Indonesia.
Langkah Tindak Lanjut
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memastikan akan mengawal seluruh proses tindak lanjut hingga situasi sepenuhnya pulih. "Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia. Kami akan pastikan setiap langkah dilakukan secara terbuka, profesional, dan berorientasi pada pencegahan agar peristiwa seperti ini tidak terulang," pungkas AHY.
Dengan evaluasi dan koreksi yang komprehensif, diharapkan sistem transportasi publik di Indonesia dapat lebih aman dan handal bagi seluruh masyarakat.



