Jakarta - Stasiun Kebayoran dipadati penumpang akibat gangguan pada KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung atau Green Line. Para penumpang terpaksa menunggu hingga berjam-jam karena gangguan tersebut.
Keluhan Penumpang
Salah seorang penumpang, Maya, mengaku sudah menunggu sejak pukul 18.30 WIB. Hingga pukul 19.50 WIB, gangguan masih belum teratasi. "Setengah 5 dari Tanah Abang, ternyata perjalanan cuma sampai sini. Jam 6-an lah (sampai Stasiun Kebayoran). (Hingga pukul 19.50 WIB) belum (ada kereta) nih," ujar Maya ditemui di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).
Penumpang lain, Indah, juga mengalami nasib serupa. Ia tiba di Stasiun Kebayoran sejak pukul 18.30 WIB dan masih berharap KRL segera normal. "Dari Tanah Abang jam 4 lewat, setengah 5, sampe sini setengah 7-an, nggak tahu kalau ternyata cuma sampe sini berentinya," kata Indah. "Awalnya nggak (tahu), terus cari tahu katanya ada gangguan sinyal, sampe sekarang nggak ada-ada kereta," imbuhnya.
KRL Kembali Normal
Melalui unggahan Instagram @commuterline, per pukul 21.20 WIB, KAI Commuter mengumumkan bahwa penanganan gangguan listrik di jalur KRL Green Line telah selesai. Genangan air di rute tersebut juga mulai surut.
"Penanganan gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji telah selesai, LAA di kedua jalur sudah menyala kembali," demikian pernyataan dalam unggahan tersebut.
"Sedangkan genangan air yang sempat menutupi rel di antara Stasiun Kebayoran-Pondok berangsur surut dan saat ini proses normalisasi perjalanan Commuter Line Tanah Abang-Rangkasbitung, namun masih dalam penguraian antrean," tambahnya.
KAI mengimbau penumpang untuk mengikuti arahan petugas dan memohon maaf atas ketidaknyamanan. "Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Tetap utamakan keselamatan dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya," kata pihak KAI.



