Dishub Sumsel: Izin Angkutan Bus ALS yang Terbakar Sudah Kedaluwarsa
Izin Angkutan Bus ALS yang Terbakar Kedaluwarsa

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II bersama Dinas Perhubungan Sumatera Selatan (Dishub Sumsel) telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi bus ALS yang terlibat dalam kecelakaan maut di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Langkah ini diambil untuk mengungkap penyebab pasti insiden tabrakan yang mengakibatkan bus tersebut terbakar setelah bertabrakan dengan truk tangki bahan bakar minyak (BBM).

Tim Pengecekan Diterjunkan

Kepala BPTD Kelas II Sumsel, Nurhadi Unggul Wibowo, menyatakan bahwa tim telah dikerahkan ke lokasi kejadian. "Sudah ada (tim BPTD Sumsel), kami menugaskan staf yang mempunyai kompetensi penguji kendaraan bermotor ke sana," ujarnya, Kamis (7/5/2026). Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut terkait hasil pengecekan yang akan dilakukan. Nurhadi juga belum dapat mengungkapkan dugaan sementara penyebab kecelakaan tersebut.

Menunggu Hasil Polri

Nurhadi menegaskan bahwa timnya akan bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam proses investigasi. "Menunggu hasil dari Polri. Nanti tim kita bersama-sama dengan yang lain, termasuk Polri akan mengecek," ungkapnya. Meskipun demikian, ia memastikan bahwa uji KIR bus berpelat BK-7778-DL yang terlibat dalam kecelakaan dengan mobil tangki tersebut masih aktif. Namun, terkait izin angkutan, BPTD menyebut bahwa izin tersebut sudah kedaluwarsa. "Kalau (KIR) bus masih aktif. Untuk izin angkutan betul, sudah kedaluwarsa," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Peran Dishub dan BPTD

Dishub Sumsel dan BPTD terus berkoordinasi untuk memastikan pengecekan berjalan optimal. Pengecekan ini melibatkan penguji kendaraan bermotor yang kompeten guna mengidentifikasi faktor teknis yang mungkin menyebabkan kecelakaan. Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa dokumen kendaraan dan kelengkapan administrasi lainnya.

Polisi sebelumnya mengumumkan akan memeriksa perusahaan bus ALS dan truk BBM sebagai bagian dari penyelidikan kecelakaan maut ini. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan gambaran jelas tentang kronologi dan penyebab insiden yang menewaskan sejumlah korban tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga