Medan - Pemadaman listrik yang terjadi sejak Jumat (22/3) sore masih berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara. Kondisi ini membuat warga berbondong-bondong membeli mesin generator set atau genset sebagai cadangan listrik.
Toko Genset Dipadati Pembeli
Sejumlah toko di Jalan Pandu, Kota Medan, yang menjual mesin genset ramai didatangi warga. Mereka membeli genset untuk persediaan di rumah. Salah seorang pembeli, Dedy, warga Delitua, mengaku terpaksa membeli genset karena khawatir pemadaman bergilir masih akan berlangsung lama.
"Saya takut listrik akan lama pulih dan memilih siap sedia untuk berjaga-jaga. Listrik begitu penting, kita membutuhkan listrik untuk menerangi rumah, menyalakan kulkas agar bahan makanan tidak busuk, dan mengisi daya baterai handphone," ujar Dedy kepada detikSumut.
Harga Genset Naik
Dedy menyebutkan harga genset yang dibelinya berkisar Rp4 jutaan. Ia mengaku terpaksa merogoh kocek lebih dalam karena kebutuhan mendesak. "Mau tidak mau, mesin genset harus dibeli karena sangat dibutuhkan. Selain itu, kasihan juga orang tua di rumah yang sudah tua," imbuhnya.
Menurut Dedy, kondisi rumah dan lingkungan di Delitua saat pemadaman sangat gelap. Suhu udara di dalam rumah juga terasa panas karena tidak bisa menyalakan kipas angin atau AC.
Dampak Pemadaman
Pemadaman listrik ini telah mengganggu aktivitas warga. Banyak yang mengeluhkan kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti menyimpan makanan di kulkas, mengisi daya ponsel, dan penerangan di malam hari. Warga berharap PLN segera memulihkan listrik agar aktivitas kembali normal.



