KOMPAS.com - Sebuah video yang menampilkan seorang pria tanpa alat pelindung diri (APD) di antara petugas kesehatan berseragam APD lengkap menjadi viral di media sosial. Video tersebut diklaim sebagai bukti bahwa hantavirus hanyalah rekayasa belaka. Namun, setelah ditelusuri oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar dan termasuk hoaks.
Penjelasan Video
Video yang beredar memperlihatkan seorang pria mengenakan kaus hitam berdiri di antara petugas kesehatan yang menggunakan APD. Pria tersebut tampak sehat tanpa perlindungan, sehingga dianggap sebagai bukti bahwa virus tidak ada. Padahal, konteks sebenarnya adalah pria itu adalah petugas kebersihan yang sedang membersihkan area rumah sakit setelah pasien hantavirus dirawat. Ia tidak perlu APD karena tidak bersentuhan langsung dengan pasien.
Fakta Hantavirus
Hantavirus adalah virus nyata yang dapat menyebabkan penyakit serius seperti demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS) dan sindrom paru hantavirus (HPS). Virus ini menyebar melalui kontak dengan urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pusat pengendalian penyakit di berbagai negara telah mendokumentasikan kasus hantavirus selama puluhan tahun.
Video yang diklaim sebagai bukti rekayasa justru menunjukkan kurangnya pemahaman tentang prosedur medis. Petugas kesehatan menggunakan APD saat menangani pasien, sementara petugas kebersihan tidak selalu membutuhkannya tergantung pada tugasnya.
Kesimpulan
Klaim bahwa hantavirus adalah rekayasa berdasarkan video tersebut adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak diverifikasi dan selalu memeriksa fakta dari sumber terpercaya.



