Massa buruh yang hendak mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 mulai memasuki kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026) pagi. Kehadiran ribuan orang ini menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Monas mengalami kemacetan parah.
Kemacetan di Jalan MH Thamrin
Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 06.50 WIB, kemacetan terpantau mulai dari Jalan MH Thamrin. Antrean kendaraan yang menuju kawasan Monas mengalami penumpukan. Sejumlah bus rombongan yang membawa massa buruh terlihat mengantre untuk menurunkan penumpang di pintu masuk Monas. Akibatnya, kepadatan kendaraan sangat terlihat jelas. Kendaraan hanya bisa melaju dengan kecepatan 5-10 kilometer per jam, bahkan sesekali berhenti total. Meskipun demikian, tidak ada penutupan jalan yang diberlakukan.
Petugas Berjaga
Sejumlah personel dari Dinas Perhubungan, Polisi Lalu Lintas, hingga Polisi Militer terlihat bersiaga di beberapa titik jalan. Mereka berupaya mengatur lajur kendaraan untuk memperlancar arus lalu lintas. Di sekitar pintu masuk Monas dari arah Patung Kuda, kawasan tersebut sudah dipadati oleh massa buruh. Mereka datang berkelompok dengan atribut dan perlengkapan yang berbeda-beda. Ada yang mengenakan kaos putih bertuliskan 'May Day 2026', ada pula yang menggunakan baju organisasi masing-masing.
400 Ribu Massa Diprediksi Hadir
Diperkirakan sebanyak 400 ribu orang akan turun dalam perayaan May Day di Monas hari ini. Jumlah tersebut terdiri dari unsur buruh hingga pengemudi ojek online (ojol). Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam jumpa pers Panitia May Day 2026 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/4) mengatakan, "Perhitungan saya, dengan bergabungnya berbagai elemen, teman-teman ojek online karena akan mendengarkan pengumuman dari pemerintah, akan mencapai 400 ribu massa. Jadi kalau dari buruh 200 ribu lebih, dari elemen lain termasuk ojol mencapai 200 ribu juga."
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Peringatan May Day tahun ini akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Prabowo dijadwalkan akan menyampaikan pidato kenegaraan dan kebijakan strategis bagi pekerja di tahun 2026. "Bapak Presiden akan menyampaikan sambutan kenegaraannya dan beliau akan menyampaikan apa yang akan beliau lakukan di tahun 2026," ujar Andi Gani.



