Bogor - Sebanyak 13.156 kendaraan tercatat memasuki kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada hari pertama libur panjang Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026). Data ini dihimpun hingga pukul 09.00 WIB pagi ini.
Lonjakan Arus Kendaraan
KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang menuju kawasan wisata Puncak terus meningkat. "Jumlah kendaraan yang akan menuju kawasan wisata Puncak sampai dengan saat ini di pukul 09.00 WIB, jumlah kendaraan yang naik ke arah Puncak sudah mencapai 13.156," ujarnya kepada wartawan.
Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
Untuk mengatasi kepadatan, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way dari arah Jakarta menuju Puncak. Rekayasa ini mulai dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB. "Saat ini kami dari Satlantas Polres Bogor sedang melaksanakan rekayasa one way dari Jakarta menuju Puncak atau one way ke atas, yang mana rekayasa ini baru kami mulai proses laksanakan tadi mulai pukul 07.30 WIB," jelas Ardian.
Pemicu Pemberlakuan One Way
Lonjakan arus kendaraan sudah terlihat sejak pukul 07.00 WIB. Ardian menjelaskan bahwa kebijakan one way diterapkan berdasarkan jumlah kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Ciawi. "Apabila jumlah kendaraan sudah melintasi Gerbang Tol Ciawi melebihi 2.000 kendaraan, maka kami berlakukan rekayasa arus lalu lintas. Tadi pada saat pukul 07.00 WIB, data rekapitulasi menunjukkan per jam 2.460 kendaraan. Sehingga pada pukul 07.30 WIB, kami baru laksanakan rekayasa arus one way menuju Puncak," tambahnya.
Imbauan untuk Wisatawan
Kepadatan di jalur Puncak Bogor diperkirakan masih akan berlangsung hingga besok. Ardian mengimbau masyarakat untuk memperhatikan waktu keberangkatan dan menyesuaikan dengan rekayasa lalu lintas yang berlaku. "Mohon masyarakat atau wisatawan yang akan menuju Puncak agar menyesuaikan waktu pemberlakuan rekayasa yang kami berlakukan dari Satlantas Polres Bogor. Untuk informasi terkini di kawasan wisata Puncak, dapat diakses melalui media sosial TMC Polres Bogor," pungkasnya.



