Diskusi Mahasiswa (Diskoma) Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini menyelenggarakan forum diskusi yang mengangkat tema pengaruh algoritma terhadap cara berpikir manusia. Acara yang digelar di kampus UGM ini menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi di bidang teknologi dan psikologi kognitif.
Algoritma dan Perubahan Pola Pikir
Dalam diskusi tersebut, para pembicara memaparkan bagaimana algoritma, terutama yang digunakan oleh platform media sosial dan mesin pencari, secara tidak langsung membentuk pola pikir penggunanya. Algoritma ini dirancang untuk menyajikan konten yang relevan berdasarkan preferensi pengguna, namun di sisi lain dapat menciptakan ruang gema (echo chamber) yang membatasi paparan terhadap sudut pandang yang berbeda.
Dampak Positif dan Negatif
Diskoma UGM menyoroti dua sisi dampak algoritma. Di satu sisi, algoritma membantu efisiensi dalam mengakses informasi dan personalisasi pengalaman digital. Namun, di sisi lain, algoritma juga berpotensi memperkuat bias, memicu polarisasi, dan mengurangi kemampuan berpikir kritis. Salah satu pembicara, Dr. Andi Pratama, menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat dapat menyaring informasi secara bijak.
Antisipasi dan Solusi
Diskusi ini juga membahas langkah-langkah antisipatif, seperti pengembangan algoritma yang lebih transparan dan etis, serta peningkatan kesadaran publik tentang cara kerja algoritma. Peserta diskusi diajak untuk lebih kritis dalam menggunakan teknologi dan tidak hanya menerima informasi secara pasif.
Acara Diskoma UGM ini diharapkan dapat menjadi awal dari kajian lebih lanjut mengenai interaksi manusia dengan teknologi, khususnya dalam konteks pendidikan dan kehidupan sehari-hari.



