JAKARTA, KOMPAS.com – Film Operasi Pesta Copet garapan Imajinari ternyata berawal dari keresahan sang sutradara, Edy Khemod, yang juga merupakan drummer band Seringai. Khemod menceritakan bahwa inspirasi film ini muncul dari pengalaman pribadinya selama konser bersama Seringai yang kerap diwarnai oleh aksi pencopetan.
Keresahan di Balik Film
Menurut Khemod, aksi pencopetan sering terjadi di konser Seringai. Salah satu kejadian yang paling membekas adalah saat konser di Solo, di mana tim keamanan menemukan empat orang pencopet yang sengaja datang dari Jakarta hanya untuk beraksi di acara tersebut.
“Inspirasinya karena sering terjadi copet di konser Seringai. Ada satu konser di Solo, kami menemukan ada 4 orang copet di Solo, mereka pergi dari Jakarta ke Solo, memang untuk mencopet di konser Seringai,” kata Khemod saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (19/6/2026).
Dari Video Klip ke Layar Lebar
Khemod yang sudah terbiasa menggarap video klip dan iklan, merasa tertarik untuk mengangkat fenomena ini menjadi sebuah film layar lebar. Ia melihat bahwa aksi pencopetan di konser adalah masalah nyata yang jarang diangkat ke permukaan. Dengan mengemasnya dalam bentuk film, ia berharap bisa memberikan hiburan sekaligus menyampaikan pesan moral kepada penonton.
Film Operasi Pesta Copet sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Khemod dan Ernest Prakasa. Sebelumnya, proyek ini dikenal dengan judul Operasi Pestapora sebelum akhirnya diubah menjadi Operasi Pesta Copet.
Kisah pencopetan di konser ini menjadi dasar cerita yang dikembangkan dengan sentuhan komedi dan aksi, khas gaya Khemod yang dikenal lewat karya-karya musik dan videonya. Film ini diharapkan bisa tayang di bioskop dalam waktu dekat.



