Polisi berhasil menangkap seorang pemuda yang diduga merupakan suporter bola dan melakukan aksi pemalakan terhadap mobil berpelat B di kawasan Dago Atas, Kota Bandung. Aksi tersebut sempat viral di media sosial dan mendapat perhatian publik.
Motif Pemalakan
Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson mengungkapkan bahwa motif pemalakan ini adalah karena pelaku membutuhkan uang tambahan untuk membeli minuman keras. Pelaku yang terpengaruh alkohol saat euforia perayaan gelar juara Persib Bandung nekat melakukan aksinya.
"Motifnya, jadi pada saat euforia tersebut mereka melakukan minum-minum bersama. Sehingga pada saat itu mungkin kekurangan uang atau bagaimana, mereka meminta uang untuk beli minuman lagi," ujar Riki seperti dikutip dari detikcom pada Minggu (31/5).
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (23/5) lalu, tepat setelah Persib Bandung merayakan gelar juara Super League 2025/2026. Pelaku diduga merupakan oknum Bobotoh yang ikut merayakan. Dalam video yang beredar, pelaku tidak mengenakan baju dan hanya memakai syal di leher. Ia mengaku bernama Demon dan menginterogasi asal daerah pengendara.
Setelah mengetahui korban berasal dari luar daerah, pelaku meminta sejumlah uang dengan dalih agar perjalanan korban aman. Ia juga mengancam akan menghancurkan mobil jika permintaan tidak dipenuhi.
"Tambahin... tambahin... tambahin... mau hancur di depan, udah koordinasi sama Demon," kata pelaku dalam video. "Terserah berapa aja mau Rp 50 ribu mau berapa terserah. Ya terserah aja," lanjutnya.
Penangkapan Pelaku
Polisi segera bergerak setelah video pemalakan tersebut viral. Pelaku berhasil ditangkap dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini menjadi peringatan bagi para suporter untuk tidak bertindak anarkis dan melanggar hukum.



