Blender menjadi salah satu peralatan elektronik yang membantu mempercepat proses memasak. Meski memiliki banyak fungsi, ternyata alat ini memiliki batasan yang tak boleh dilanggar oleh penggunanya. Banyak orang belum menyadari bahwa memasukkan bahan makanan tertentu justru bisa memperpendek usia pakai blender, menumpulkan bilah pisau, hingga menyebabkan kerusakan mesin secara permanen.
Bahan Makanan yang Harus Dihindari
Dilansir dari Real Simple, berikut adalah daftar bahan makanan yang sebaiknya dijauhkan dari tabung blender agar tetap awet.
1. Makanan atau Cairan yang Masih Panas
Kesalahan yang paling umum dan berbahaya adalah memasukkan sup atau saus yang baru saja mendidih ke dalam blender. Uap panas yang terperangkap di dalam wadah tertutup dapat menyebabkan tekanan tinggi, sehingga tutup blender bisa melontar dan menyemburkan cairan panas. Selain itu, panas berlebih juga dapat merusak segel karet dan komponen plastik blender.
2. Tulang dan Biji Buah Keras
Tulang ayam, tulang sapi, atau biji buah seperti biji mangga dan alpukat sangat keras. Mem-blendernya dapat menumpulkan pisau blender dengan cepat, bahkan bisa merusak motor jika terlalu sering. Gunakan blender khusus atau food processor untuk bahan-bahan tersebut.
3. Bahan Kering dan Keras
Biji kopi utuh, kacang-kacangan keras, atau es batu dalam jumlah besar dapat membebani motor blender. Beberapa blender memang dirancang untuk menghancurkan es, tetapi tetap ada batasannya. Sebaiknya gunakan fungsi pulse dan jangan terlalu lama.
4. Sayuran Berserat Keras
Sayuran seperti seledri, kangkung, atau daun bawang yang berserat panjang bisa melilit pisau blender dan menyebabkan macet. Potong kecil-kecil terlebih dahulu atau gunakan blender dengan kecepatan tinggi untuk hasil maksimal.
5. Bahan Lengket atau Kental
Adonan kue yang kental, selai kacang, atau pasta dapat menempel di dinding blender dan membuat pisau kesulitan berputar. Tambahkan sedikit cairan seperti air atau minyak untuk membantu proses blending.
Dengan menghindari bahan-bahan di atas, blender Anda akan lebih awet dan performanya tetap optimal. Selalu perhatikan petunjuk penggunaan dari pabrikan untuk hasil terbaik.



