Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) kembali menyoroti permasalahan yang terjadi di lembaga penitipan anak atau daycare. Berdasarkan temuan mereka, sebagian besar daycare yang bermasalah ternyata tidak memiliki izin operasional yang sah. Kondisi ini membuat daycare tersebut luput dari pengawasan pemerintah, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan dan tumbuh kembang anak.
Fakta di Lapangan: Banyak Daycare Tak Berizin
FSGI melakukan pemantauan dan menemukan bahwa banyak daycare beroperasi tanpa mengantongi izin resmi dari instansi terkait. Padahal, izin tersebut merupakan syarat mutlak untuk menjamin standar pelayanan dan keamanan. Ketua FSGI, Heru Purnomo, menyatakan bahwa pihaknya menemukan puluhan daycare ilegal di berbagai kota besar. "Kami prihatin karena anak-anak dititipkan di tempat yang tidak terjamin kualitasnya. Pemerintah harus turun tangan," ujarnya.
Dampak Negatif Daycare Ilegal
Daycare tanpa izin seringkali tidak memenuhi standar rasio pengasuh dan anak, kebersihan, serta fasilitas yang layak. Lebih parahnya, beberapa kasus kekerasan dan penelantaran anak terjadi di daycare ilegal. Orang tua yang tidak mengetahui status izin daycare rentan menjadi korban. FSGI mencatat setidaknya lima kasus kekerasan di daycare ilegal sepanjang tahun ini.
Lemahnya Pengawasan Pemerintah
FSGI menilai lemahnya pengawasan pemerintah menjadi celah utama maraknya daycare ilegal. Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial seringkali tidak memiliki data akurat mengenai jumlah daycare yang beroperasi. Selain itu, sanksi bagi daycare ilegal masih terlalu ringan, sehingga tidak memberikan efek jera. "Pemerintah harus memperkuat regulasi dan melakukan inspeksi mendadak secara rutin," tegas Heru.
Rekomendasi FSGI untuk Orang Tua
FSGI mengimbau orang tua untuk lebih selektif dalam memilih daycare. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Memastikan daycare memiliki izin resmi dari pemerintah daerah.
- Menanyakan kualifikasi dan latar belakang pengasuh.
- Melakukan kunjungan mendadak untuk melihat langsung kondisi tempat.
- Bergabung dengan forum orang tua untuk saling berbagi informasi.
Perlunya Reformasi Regulasi Daycare
FSGI mendesak pemerintah untuk segera merevisi peraturan terkait daycare. Salah satu usulannya adalah mewajibkan semua daycare terdaftar dalam satu sistem data nasional. Selain itu, perlu ada standarisasi pelatihan bagi pengasuh dan sanksi tegas bagi pelanggar. "Perlindungan anak adalah prioritas. Jangan sampai daycare menjadi tempat yang tidak aman," pungkas Heru.
Dengan adanya temuan ini, diharapkan semua pihak, baik pemerintah, orang tua, maupun masyarakat, dapat bekerja sama menciptakan lingkungan daycare yang aman dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia.



