Pendaki Bogor dan Bandung Baku Hantam di Puncak Lawu Gegara Rebutan Spot Foto
Pendaki Bogor dan Bandung Baku Hantam di Puncak Lawu

Karanganyar – Sebuah video yang memperlihatkan aksi baku hantam antara sesama pendaki di puncak Gunung Lawu viral di media sosial. Keributan tersebut diduga dipicu oleh perebutan tempat untuk berfoto.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @petualanghepi, tampak sejumlah pria saling dorong dan berdesakan. Bahkan, ada salah satu pria yang terlihat terkena injakan kaki. Beberapa orang lainnya berusaha melerai keributan tersebut.

Kronologi Kejadian

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu, 26 April 2026. Pihaknya telah menerima laporan dari relawan dan petugas di lapangan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Sudah diinterogasi pihak-pihak yang bersangkutan dan sudah saling memaafkan,” ujar Yopi saat dihubungi awak media, Senin, 27 April 2026.

Pihak yang Terlibat

Menurut Yopi, kelompok yang terlibat perselisihan berasal dari dua daerah berbeda, yaitu pendaki asal Bandung dan Bogor. Mereka bertikai karena berebut tempat foto dan plakat yang ada di Puncak Lawu.

“Informasi dari relawan dan petugas Disparpora yang diperbantukan di PUD untuk pendakian Lawu, peserta open trip dari Bandung dan Bogor. Mereka berebut tempat foto dan plakat Puncak Lawu,” jelasnya.

Penyelesaian Masalah

Setelah kejadian tersebut, para pendaki yang terlibat langsung diinterogasi oleh relawan dan pengelola kawasan wisata. Proses mediasi berjalan lancar dan kedua belah pihak akhirnya saling memaafkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu menjaga etika dan kesabaran saat berada di alam terbuka, terutama di lokasi-lokasi yang ramai pengunjung seperti Puncak Lawu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga