Ibu di Aceh Terbantu Biaya Perawatan Anak Berkat JKN, Syukuri Layanan BPJS Kesehatan
Ibu Aceh Terbantu Biaya Rawat Anak Berkat JKN

Ibu di Aceh Terbantu Biaya Perawatan Anak Berkat Jaminan Kesehatan Nasional

Jaminan sosial, khususnya dalam bidang kesehatan, memegang peranan krusial bagi masyarakat Indonesia. Program seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirancang untuk memberikan rasa aman dan kepastian finansial ketika menghadapi kondisi sakit yang memerlukan penanganan medis. Salah satu contoh nyata manfaat ini dialami oleh Yunita, seorang ibu rumah tangga berusia 37 tahun asal Aceh.

Kisah Yunita dan Anaknya yang Dirawat Inap

Yunita, yang terdaftar sebagai peserta JKN melalui segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) oleh Pemerintah Daerah Aceh via program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), harus mendampingi balitanya yang menjalani perawatan inap di Rumah Sakit Umum Cempaka Lima, Banda Aceh. Anaknya mengalami keluhan demam, batuk, dan pilek yang semakin memburuk, sehingga tidak memungkinkan untuk dirawat di rumah.

"Awalnya anak saya mengalami demam, batuk, dan pilek yang mengharuskan dirawat inap karena tidak memungkinkan lagi dirawat di rumah," ungkap Yunita dalam keterangan tertulis pada Senin, 13 April 2026. "Beruntung saya didaftarkan oleh Pemerintah Aceh ke dalam Program JKN melalui Program JKA sehingga tidak perlu khawatir memikirkan biaya. Apalagi anak saya sudah dirawat sampai hari ketiga, pasti jika tidak ada BPJS Kesehatan maka saya tidak sanggup untuk membiayai perawatan ini."

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Manfaat JKN yang Dirasakan Secara Berkelanjutan

Yunita menuturkan pengalamannya pada Rabu, 24 Desember 2025, bahwa dirinya dan keluarga selalu memanfaatkan Program JKN saat mengakses layanan kesehatan. Tidak hanya saat anaknya sakit, ia juga menggunakan JKN ketika menjalani proses persalinan. Menurutnya, kehadiran program ini sangat membantu karena seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan.

"Saya sangat bersyukur pengobatan anak saya ditanggung Pemerintah Aceh dan tidak lupa ucapan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah memberikan pelayanan gratis sehingga mengurangi beban kami dalam melakukan pengobatan," ucap Yunita.

Kepuasan terhadap Layanan Kesehatan yang Diberikan

Dari sisi pelayanan, Yunita menilai bahwa proses yang diterimanya berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Pelayanan dari dokter maupun perawat di rumah sakit dirasakannya cukup memuaskan dan responsif dalam memenuhi kebutuhan pasien.

"Pelayanan di sini bisa saya bilang bagus sekali karena semuanya dipermudah. Mulai dari dokter dan perawat di rumah sakit ini sangat baik, sigap, dan cepat untuk memenuhi kebutuhan pasien. Intinya kami sangat bersyukur dan terbantu sekali," kata Yunita.

Hal ini membuatnya merasa lebih tenang dan bersemangat dalam mendampingi anaknya selama masa perawatan.

Harapan untuk Keberlanjutan Program JKN

Di akhir perbincangan, Yunita berharap agar program JKN dapat terus berkelanjutan hingga generasi mendatang. Ia berharap manfaat dan kemudahan yang selama ini dirasakan dapat terus dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh yang sangat terbantu dengan adanya program JKA sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap akses layanan kesehatan.

Kisah Yunita ini menggarisbawahi pentingnya jaminan kesehatan dalam meringankan beban finansial keluarga, terutama di saat-saat kritis seperti perawatan medis. Dengan dukungan pemerintah melalui program seperti JKN dan JKA, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir akan biaya yang membebani.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga