Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap layanan kesehatan di wilayah terluar Indonesia. Dalam kunjungannya ke Pulau Miangas, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5/2026), ia memastikan pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan maksimal. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa setelah mendarat, Presiden langsung menuju Puskesmas Miangas untuk berdiskusi dengan tenaga kesehatan.
Diskusi dan Arahan Presiden
Dalam diskusi tersebut, Presiden mendengarkan berbagai kebutuhan layanan kesehatan di pulau yang berbatasan dengan Filipina itu. Teddy menjelaskan bahwa Presiden memutuskan renovasi segera terhadap fasilitas kesehatan yang puluhan tahun tidak diperbaiki. Pemerintah juga akan menyediakan ambulans, menambah dokter dan perawat, serta memberikan tunjangan profesi bagi tenaga kesehatan setempat.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang mendampingi langsung mendapat arahan untuk memastikan realisasi berjalan cepat. Kepala Puskesmas Miangas, dr. Cefrilia Pesik, mengungkapkan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.
Tantangan Pelayanan Kesehatan
Albert Nusa, perawat yang bertugas selama 35 tahun di Pulau Miangas, menuturkan bahwa pelayanan kesehatan berjalan baik namun masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan tenaga kesehatan dan proses rujukan pasien darurat. Ia mencontohkan, jika ada pasien darurat yang memerlukan tindakan rumah sakit, kendala muncul karena kapal hanya tersedia seminggu sekali. Selain itu, fasilitas pendukung seperti ambulans dan penyimpanan vaksin juga dibutuhkan.
Meski demikian, tenaga kesehatan di Pulau Miangas tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kunjungan Presiden Prabowo diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tersebut agar layanan kesehatan di daerah terluar semakin optimal.



