Sebagian jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji. Selama berada di Tanah Suci, menjaga kesehatan menjadi prioritas utama agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar. Cuaca panas yang ekstrem di Arab Saudi saat musim haji dapat menyebabkan kaki kering hingga melepuh, sehingga diperlukan langkah pencegahan yang tepat.
Tips Mencegah Kaki Melepuh saat Haji
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membagikan beberapa tips sederhana namun efektif untuk mencegah kaki melepuh selama menjalani ibadah haji. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan:
- Selalu gunakan alas kaki yang sesuai ukuran kaki ketika keluar hotel.
- Selalu membawa kantong atau tas untuk menyimpan alas kaki saat masuk masjid.
- Selalu memakai pelembab untuk mencegah kaki kering atau melepuh.
- Gunakan kaos kaki sebelum menggunakan alas kaki.
Dengan menerapkan tips di atas, jemaah dapat mengurangi risiko iritasi dan lecet pada kaki akibat gesekan dan panas.
Pentingnya Gelang Haji bagi Jemaah
Selain menjaga kesehatan kaki, jemaah haji Indonesia juga dilengkapi dengan identitas pengenal diri berupa gelang haji. Gelang ini memudahkan jemaah jika bingung saat hendak kembali ke hotel atau terpisah dari rombongan. Berdasarkan informasi resmi dari Kemenhaj RI, gelang haji menyimpan data penting jemaah yang dapat membantu proses identifikasi, sehingga pendampingan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Gelang haji adalah gelang identitas logam (baja putih atau monel) yang wajib dipakai jemaah haji Indonesia selama di Arab Saudi. Informasi yang tertera di gelang haji 2026 meliputi:
- Nomor kloter
- Nomor paspor
- Nomor maktab
- Tahun berangkat haji
- Tulisan tahun berangkat haji dan logo beserta tulisan KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH RI
- Tulisan Indonesia beraksara Arab
- Bendera Indonesia beserta kode embarkasi jemaah haji
Daftar Alat Pelindung Diri Jemaah Haji
Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj RI juga menganjurkan jemaah haji untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) demi menjaga kesehatan selama beribadah. Berikut daftar APD yang direkomendasikan:
- Kacamata hitam: Pelindung sinar UV dan debu.
- Payung: Pilih payung lipat agar mudah dibawa.
- Masker: Menutupi hidung dan mulut, ganti setiap 4-6 jam sekali.
- Tas paspor: Berisi paspor, makanan ringan, dan obat-obatan.
- Tas kresek atau totebag: Untuk menyimpan sandal dan pelembab.
- Semprotan air: Tempat air minum dan semprotan air selalu terisi air.
- Alas kaki: Gunakan ukuran yang pas dengan tali belakang.
Dengan persiapan yang matang, jemaah haji dapat menjalani ibadah dengan nyaman dan khusyuk.



