Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan keras terkait sifat penularan wabah Ebola yang saat ini melanda Republik Demokratik Kongo (DRC) dan negara tetangganya, Uganda. Petugas Teknis WHO, Anaïs Legand, menggambarkan penyakit mematikan ini sebagai ancaman nyata bagi siapa pun yang menunjukkan kepedulian terhadap keluarga mereka.
Peringatan WHO tentang Wabah Ebola
Wabah kali ini dipicu oleh strain Bundibugyo yang tergolong langka dan menyebar melalui kontak dekat. Anaïs Legand menjelaskan bahwa penyakit ini dapat menular saat seseorang merawat anggota keluarga yang sakit. "Ini adalah penyakit yang Anda dapatkan saat Anda merawat seseorang, baik itu suami, pasangan, anak, atau ibu Anda," kata Legand kepada para jurnalis di Jenewa, Swiss, Jumat (29/5/2026), seperti dilansir dari laman resmi WHO.
Ancaman bagi Keluarga dan Masyarakat
Pernyataan ini menekankan bahwa Ebola bukan hanya ancaman bagi individu, tetapi juga bagi keluarga dan komunitas. Kontak langsung dengan cairan tubuh penderita menjadi jalur utama penularan. Oleh karena itu, langkah pencegahan seperti isolasi pasien dan penggunaan alat pelindung diri sangat penting untuk memutus rantai penyebaran.
WHO terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas kesehatan setempat untuk menangani wabah ini. Masyarakat diimbau untuk waspada dan segera melaporkan gejala demam tinggi, perdarahan, atau kelemahan ekstrem kepada petugas kesehatan. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan penyebaran virus dapat dikendalikan.



