Foto Longsor Viral Ternyata Hoaks Buatan AI, Waspada Penipuan
Foto Longsor Viral Hoaks Buatan AI, Waspada

Sejumlah pengguna media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan foto yang memperlihatkan bencana tanah longsor. Dalam foto tersebut, tampak petugas kepolisian dan tim SAR tengah berupaya melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Namun, berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, foto tersebut dipastikan sebagai hoaks yang merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Hoaks Berulang yang Terus Disebarkan

Fenomena penyebaran foto hoaks berbasis AI ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Tim Cek Fakta mencatat bahwa ini merupakan hoaks berulang yang terus disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Masyarakat diimbau untuk lebih kritis dan tidak langsung percaya dengan informasi visual yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Narasi yang Beredar

Foto yang diklaim sebagai bencana tanah longsor tersebut dibagikan oleh beberapa akun Facebook pada Senin, 18 Mei 2026. Akun-akun tersebut menyertakan narasi yang menggambarkan suasana dramatis di lokasi longsor. Narasi yang dibagikan antara lain:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • "Longsor besar terjadi, tim SAR dan polisi berjibaku menyelamatkan korban."
  • "Inilah kondisi terkini di lokasi bencana, mohon doa dan bantuan."

Narasi-narasi tersebut sengaja dirancang untuk memicu empati dan kepanikan publik, padahal kenyataannya foto tersebut adalah palsu.

Cara Membedakan Foto Asli dan AI

Untuk menghindari tertipu oleh konten serupa, masyarakat perlu mengetahui beberapa ciri foto hasil AI, antara lain:

  1. Detail yang tidak wajar, seperti jari tangan yang aneh atau bayangan yang tidak konsisten.
  2. Tekstur kulit yang terlalu halus atau terlalu kasar.
  3. Latar belakang yang tampak kabur atau tidak masuk akal.

Tim Cek Fakta Kompas.com terus berupaya memberantas penyebaran informasi palsu dengan melakukan verifikasi secara mendalam. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga