Hoaks Rekaman CCTV Gempa Jepang, Ini Faktanya
Hoaks Rekaman CCTV Gempa Jepang, Ini Faktanya

Pengguna media sosial ramai menyebarkan rekaman CCTV yang diklaim menunjukkan gempa bumi dahsyat melanda Jepang pada Senin, 20 April 2025. Namun, setelah ditelusuri oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif yang tidak sesuai dengan peristiwa sebenarnya.

Video Viral di Media Sosial

Rekaman CCTV tersebut disebarkan oleh sejumlah akun Facebook, antara lain akun ini, ini, ini, ini, dan ini. Dalam unggahannya, para pengguna menuliskan narasi yang menyebutkan bahwa video itu adalah bukti nyata gempa bumi yang terjadi di Jepang. Salah satu akun menulis, "Gempa dahsyat Jepang, rekaman CCTV menunjukkan detik-detik mengerikan."

Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi dengan membandingkan cuplikan video tersebut dengan database gempa bumi terkini. Hasilnya, tidak ditemukan gempa bumi dengan magnitudo signifikan di Jepang pada tanggal tersebut. Selain itu, analisis visual menunjukkan adanya anomali pada rekaman, seperti pencahayaan yang tidak konsisten dan efek goyangan yang tidak wajar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Lebih lanjut, tim juga menemukan bahwa video serupa pernah beredar sebelumnya dengan klaim berbeda, seperti gempa di Turki dan Taiwan. Hal ini mengindikasikan bahwa konten tersebut adalah hasil editan atau diambil dari arsip kejadian lama.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran, rekaman CCTV gempa di Jepang yang beredar adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Selalu periksa fakta sebelum menyebarkan berita, terutama yang bersifat sensitif seperti bencana alam.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga