7 Korban Helikopter PK-CFX Ditemukan Meninggal di Hutan Sekadau, Evakuasi Ditunda
Tim SAR gabungan telah menemukan tujuh korban helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air yang jatuh di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Seluruh korban dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tragis ini.
Proses Evakuasi Terhambat Medan Sulit
Komandan Kodim 1204/Sanggau, Letkol Nurrachman Gindha Dradhizya, mengonfirmasi bahwa empat jenazah telah berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong mayat. Namun, tiga jenazah lainnya masih berada di dalam badan helikopter yang rusak parah.
"Kita lanjutkan besok pagi, termasuk upaya memotong puing helikopter untuk mengeluarkan jenazah yang masih berada di dalam," jelas Letkol Nurrachman, seperti dilaporkan pada Kamis (16/4/2026) malam.
Kondisi Gelap dan Medan Terjal Hambat Operasi
Proses evakuasi terpaksa dihentikan sementara karena kondisi yang tidak memungkinkan. Kabag Ops Polres Sekadau, Sugianto, menyebut tim telah mencapai titik lokasi jatuhnya helikopter, tetapi harus menunda evakuasi demi keselamatan personel.
"Kami sudah berada di TKP, tetapi kondisi sangat gelap dan medan terjal sehingga tidak memungkinkan dilakukan evakuasi malam ini," ungkap Sugianto. Operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan pada Jumat pagi dengan persiapan yang lebih matang.
Data Penumpang dan Kru Helikopter
Berdasarkan data manifes, helikopter tersebut mengangkut delapan orang, terdiri dari:
- Dua kru: Capt. Marindra W (pilot) dan Harun Arasyid (EOB)
- Enam penumpang: Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito
Hingga saat ini, proses pencarian dan identifikasi masih berlangsung intensif oleh tim gabungan. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi kecuali memiliki keahlian dan izin resmi.



