SPBE Cimuning Bekasi Terbakar, Damkar Fokus Padamkan Api Sebelum Pastikan Korban
SPBE Cimuning Bekasi Terbakar, Damkar Fokus Padamkan Api

SPBE Cimuning Bekasi Terbakar, Damkar Fokus Padamkan Api Sebelum Pastikan Korban

Sebuah kebakaran hebat yang disertai dengan ledakan terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu malam, 1 April 2026. Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan dan memicu upaya pemadaman yang intensif dari petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Upaya Pemadaman Masih Berlangsung

Petugas Damkar Kota Bekasi masih berjibaku untuk memadamkan api yang melalap fasilitas SPBE tersebut. Mereka memprioritaskan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya, termasuk permukiman warga yang berada di dekat lokasi kejadian. Proses penanganan dilakukan secara intensif guna meminimalisir potensi bahaya lanjutan yang mungkin timbul dari insiden ini.

Hery, perwakilan Damkar Kota Bekasi, menyatakan bahwa timnya masih fokus pada pemadaman api. "Infonya ada (korban), cuma saya belum pastikan karena saya fokus di pemadaman," tuturnya saat dihubungi media. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa belum ada kepastian resmi mengenai ada tidaknya korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Investigasi Penyebab Kebakaran

PT Pertamina Patra Niaga, sebagai pihak terkait, segera mengambil langkah dengan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan SPBE PT Indogas Andalan Kita di Cimuning tersebut. Susanto August Satria, Area Manager Communications, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, mengungkapkan bahwa penyebab insiden akan segera diinvestigasi bersama dengan aparat berwenang.

Dalam keterangan tertulisnya, Susanto menegaskan bahwa untuk saat ini, perusahaan lebih memfokuskan pada:

  • Penanganan kebakaran yang sedang berlangsung.
  • Keselamatan masyarakat sekitar lokasi kejadian.
  • Keselamatan pekerja SPBE yang terlibat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi insiden demi menjaga keselamatan diri. Selain itu, Susanto memastikan bahwa kebakaran ini tidak mengganggu pasokan LPG kepada masyarakat, sehingga stok bahan bakar tersebut tetap aman dan tersedia.

Dampak pada Lingkungan Sekitar

Kebakaran di SPBE Cimuning ini dilaporkan juga berdampak pada permukiman warga sekitar. Api yang berkobar sempat merembet ke area residensial, menambah kekhawatiran akan keselamatan penghuni dan kerusakan properti. Petugas Damkar tidak hanya berupaya memadamkan titik api di SPBE, tetapi juga mengamankan lingkungan sekitar untuk mencegah perluasan dampak negatif.

Insiden ini menjadi perhatian serius mengingat SPBE merupakan fasilitas vital yang menyimpan bahan bakar elpiji dalam jumlah besar. Ledakan yang terjadi memperparah situasi dan membutuhkan penanganan ekstra hati-hati dari petugas berwenang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga