Personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Aipda Endang Karyana SH, meninggal dunia saat bertugas di ruas Tol Joglo arah Pondok Pinang. Insiden tragis ini terjadi pada Jumat, 3 Juli 2026, sekitar pukul 10.50 WIB, ketika ia tengah memberikan bantuan kepada pengemudi Light Truck yang mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan.
Kronologi Kecelakaan
Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala, saat Aipda Endang sedang membantu truk mogok tersebut, tiba-tiba sebuah kendaraan Isuzu Wing Box yang melaju dari arah Tangerang menabrak ban belakang Light Truck. Benturan keras itu menyebabkan Light Truck terdorong ke arah kiri dan menabrak Aipda Endang yang sedang berdiri di dekatnya.
"Tiba-tiba dari arah Tangerang kendaraan Isuzu Wing Box menabrak ban belakang kendaraan light truk mengakibatkan kendaraan light truk terdorong ke arah kiri dan menabrak almarhum Aipda Endang Karyana," ujar AKBP Reiki dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).
Luka Berat dan Perawatan Medis
Akibat kejadian tersebut, Aipda Endang mengalami luka berat, terutama pada kaki kanan. Ia segera dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Tim medis berusaha menyelamatkan nyawanya, namun luka yang diderita terlalu parah.
"Pada pukul 15.11 WIB Endang Karyana oleh Tim medis RS Polri Kramat Jati dinyatakan meninggal dunia," kata AKBP Reiki. Korban mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan medis akibat luka berat yang dialaminya.
Ucapan Duka dan Pemakaman
Kasat PJR menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Aipda Endang. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un telah meninggal dunia personel Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya. Identitas almarhum Endang Karyana, Banit Induk 4 Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya," ucapnya.
Jenazah Aipda Endang Karyana telah dimakamkan di TPU Kampung Cicageur RT 01 RW 01, Desa Padasuka, Cibatu, Garut, pada pukul 10.00 WIB keesokan harinya. Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh keluarga, rekan sesama anggota kepolisian, serta warga sekitar.
Dampak dan Imbauan
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi petugas PJR saat bertugas di jalan tol. Mereka kerap berhadapan dengan situasi darurat di tengah lalu lintas padat dan kendaraan melaju kencang. AKBP Reiki mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat melintasi area di mana petugas sedang melakukan penanganan gangguan kendaraan.
Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya keselamatan kerja bagi personel kepolisian di lapangan. Diharapkan ke depannya ada peningkatan prosedur pengamanan saat petugas melakukan pelayanan di jalan raya, termasuk pemasangan rambu peringatan yang lebih jelas dan jarak aman yang lebih besar dari kendaraan yang melintas.
Kepergian Aipda Endang Karyana meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan institusi Polri. Ia dikenal sebagai anggota yang dedikatif dan selalu sigap membantu masyarakat dalam tugasnya sehari-hari.



