Ibu dr Icha Ungkap Kesedihan: Anak Saya Meregang Nyawa karena Oknum Tertentu
Ibu dr Icha: Anak Saya Meregang Nyawa karena Oknum

Nur Azizah, ibu dari dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau yang akrab disapa dr Icha, mengungkapkan kesedihan mendalam atas kematian putrinya. Ia tidak pernah menyangka anaknya harus pergi untuk selamanya akibat dugaan tekanan dari pihak tertentu.

Isi Hati Seorang Ibu yang Kehilangan Anak

“Saya sangat mengasihi dia, saya sangat mencintai dia. Dalam hidup saya tidak pernah ini. Bahkan saya tidak pernah mimpi sekalipun hal ini bisa terjadi pada kehidupan anak saya,” kata Nur dalam pernyataannya yang dilansir detikBali, Selasa (30/6/2026).

Ia juga menuturkan betapa beratnya menerima kenyataan sebagai seorang ibu yang kehilangan anak. “Sebagai seorang ibu yang melahirkan dia, dengan penuh kasih sayang ternyata harus menerima kenyataan seperti ini,” tukasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dugaan Tekanan Psikologis dari Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Nur menyebut bahwa anaknya diduga mengalami tekanan psikologis dari pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab. “Anak saya harus meregang nyawa karena pihak-pihak tertentu atau oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggungjawab, yang begitu luar biasa menekan psikologis anak saya,” katanya.

Pernyataan ini disampaikan di tengah proses hukum yang terus berjalan terkait kasus kematian dr Icha. Keluarga sebelumnya telah membuka isi wasiat dr Icha yang meminta untuk memaafkan pelaku namun tetap melanjutkan proses hukum.

Permohonan Maaf dan Ucapan Terima Kasih

Di akhir pernyataannya, Nur menyampaikan permohonan maaf sekaligus terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah memberikan kekuatan bagi keluarganya. Ia berharap kasus ini dapat diusut tuntas dan keadilan ditegakkan.

Keluarga besar dr Icha terus berduka dan meminta doa dari masyarakat agar putri mereka mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Proses hukum terhadap oknum yang diduga menekan dr Icha masih berlanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga