Kebakaran TPA Jatiwaringin: 232 Jiwa Mengungsi, 139 Kasus ISPA
Kebakaran TPA Jatiwaringin: 232 Jiwa Mengungsi, 139 ISPA

Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, telah memaksa 232 jiwa mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa para pengungsi meninggalkan rumah mereka untuk menghindari dampak buruk asap pekat kebakaran.

Kebakaran Meluas, 40 Persen Area Berhasil Dipadamkan

Dari total 15 hektare daerah yang terbakar, sekitar 40 persen dinyatakan padam. Status tanggap darurat bencana kebakaran telah diberlakukan sejak 1 Juli hingga 14 Juli 2026. Abdul Muhari menjelaskan bahwa upaya pemadaman melalui jalur darat dan udara masih terus dilakukan untuk menangani 60 persen area yang belum padam, meskipun api sudah dapat dikendalikan.

Rincian Pengungsi: Balita hingga Lansia

Data BNPB merinci jumlah pengungsi sebagai berikut: anak-anak 60 orang, lansia 7 orang, ibu hamil 1 orang, dewasa 137 orang, balita 26 orang, dan difabel 1 orang. Total keseluruhan mencapai 232 jiwa yang kini berlindung di Balai Desa Tanjakan Mekar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

KLH Pasang Pemantau Kualitas Udara, Imbau Radius Aman

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus memantau dampak pencemaran udara akibat kebakaran. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar radius 1,7 kilometer dari titik pusat kebakaran. Imbauan ini didasarkan pada analisis data pemantauan dan elaborasi data BMKG, yang menunjukkan bahwa parameter kunci PM2.5 berbahaya bagi pernapasan dan berpotensi menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Pemerintah telah melakukan berbagai langkah keselamatan, termasuk evakuasi masyarakat ke lokasi aman, penerjunan tim medis, dan pembagian masker. Hingga saat ini, tercatat 139 kasus ISPA dan 50 warga telah diungsikan ke kantor desa setempat yang lokasinya cukup aman dari dampak asap. Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang juga telah menetapkan status darurat bencana.

Heli Water Bombing Ditambah, OMC Tertunda

Petugas masih berupaya memadamkan api dengan menerjunkan dua helikopter. Abdul Muhari menjelaskan bahwa BNPB akan menambah dua unit helikopter water bombing, sehingga total menjadi empat unit, yang akan direposisi besok untuk mempercepat pemadaman. Sementara itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan selama sepekan ke depan karena tidak adanya awan hujan yang memadai. Meskipun demikian, satu pesawat OMC tetap disiagakan untuk beroperasi jika awan hujan tersedia.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum padam sejak Selasa (30/6) lalu. Pemkab Tangerang telah menetapkan status tanggap darurat karena kebakaran di lokasi meluas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga