Kebakaran melanda sebuah majelis taklim yang berada di area pesantren di Jambu Luwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik akibat handphone yang meledak saat sedang diisi daya.
Kronologi Kebakaran
Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menyatakan bahwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.06 WIB pada Minggu, 5 Juli 2026. Warga sekitar sempat mendengar suara ledakan dari dalam kobong (majelis taklim) sebelum api mulai berkobar.
"Warga mendengar adanya ledakan di bagian dalam majelis, akibat handphone yang sedang dicas ditinggal oleh pemiliknya ke pengajian. Lalu api sudah semakin besar dari lantai 1 ke lantai 2, dengan luas bangunan kurang lebih 100 meter," kata Yudi.
Penanganan dan Dampak
Yudi menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Jumlah kerugian material masih belum diketahui. "Objek terbakar majelis taklim atau kobong. Sumber api atau penyebab kebakaran konsleting listrik. Korban nihil, jumlah kerugian belum diketahui," ujarnya.
Khawatir api merembet ke rumah warga di sekitarnya, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke pemadam kebakaran Sektor Ciawi. Dua unit pemadam diterjunkan ke lokasi dan proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Meskipun sempat terhambat oleh lalu lintas yang padat dan jalan yang sempit, pemadaman berjalan lancar.
Himbauan Keselamatan
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat mengisi daya perangkat elektronik, terutama saat ditinggalkan. Yudi mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan handphone dalam keadaan diisi daya tanpa pengawasan guna mencegah kejadian serupa.



