Jakarta – Tetangga korban pembunuhan di Tambora, Jakarta Barat, mengungkapkan kesaksian sebelum wanita berinisial R (40) tewas dibunuh suami sirinya, ES (30). Para tetangga sempat mendengar keributan dari rumah korban pada Jumat dini hari, 19 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Keributan Dini Hari
Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa pelapor dan para saksi, yang merupakan tetangga korban, mendengar adanya keributan antara pelaku dan korban dari dalam rumah. "Berawal pada hari Jumat tanggal 19 Juni 2026 sekira jam 02.00 WIB, pelapor dan para saksi (tetangga korban) mendengar ada keributan antara pelaku dengan korban (suami-istri) dari dalam rumah," ujar Wahyu, dikutip dari Kantor Berita Antara, Senin (22/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Padamulya VIII RT 001/RW 09, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat. Meskipun mendengar teriakan, para tetangga tidak langsung mengecek karena tidak mau ikut campur urusan rumah tangga. "Para saksi tidak mau ikut campur karena hal tersebut urusan rumah tangga antara pelaku dan korban," imbuhnya.
Terungkap dari Celetukan Anak
Jasad korban baru ditemukan pada sore harinya setelah saksi mendengar cerita dari anak korban yang berusia 5 tahun. Anak tersebut menyeletuk bahwa ibunya dicekik oleh pelaku. "R juga menceritakan bahwa korban telah meninggal," imbuh Wahyu. Mendengar celetukan itu, saksi kemudian memberitahukan hal tersebut kepada warga lainnya. Warga pun beramai-ramai mengintip rumah korban dan mendapati korban telah tewas.
"Lalu bersama-sama (para saksi) mengintip ke dalam rumah korban dan terlihat korban dalam keadaan terduduk di ruang tamu dan dari mulutnya mengeluarkan cairan," lanjutnya. Temuan itu segera dilaporkan ke RT setempat dan diteruskan ke polisi. Tak lama kemudian, pihak kepolisian datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Penemuan Jasad dan Penangkapan Pelaku
"Selanjutnya Piket Buser Polsek mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan mendapati korban dalam keadaan terduduk dan di lehernya terikat kain seprai dan diikat ke tralis jendela," sambung Wahyu. Petugas kepolisian memeriksa beberapa saksi di sekitar lokasi. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil diamankan polisi. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pembunuhan tersebut.



