12 Jam Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang, Warga Dievakuasi
12 Jam Kebakaran Pabrik Sandal Tangerang, Warga Dievakuasi

Kebakaran hebat melanda pabrik sandal jepit PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, sejak Senin (22/6/2026) dini hari. Api baru berhasil dipadamkan setelah lebih dari 12 jam, memaksa puluhan warga di sekitar lokasi untuk dievakuasi.

Evakuasi Dilakukan Akibat Asap Pekat

Asap hitam tebal dari kebakaran menyelimuti permukiman warga, mendorong pemerintah kelurahan setempat untuk melakukan evakuasi. Warga yang tinggal dalam radius sekitar 200 meter dari pabrik atau yang berbatasan langsung dengan area kebakaran diungsikan ke tempat yang lebih aman. Sebagian warga memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat di Karawaci dan Cisoka.

Pasiman, seorang warga, menuturkan bahwa kebakaran serupa sudah tiga kali terjadi di pabrik tersebut, namun kali ini yang paling parah. "Anak dan cucu saya sudah diungsikan ke Karawaci dan Cisoka supaya tidak terkena asap," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemadaman Berlangsung Lebih dari 12 Jam

Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api hingga siang hari. Kebakaran melanda pabrik seluas sekitar satu hektare dan menghasilkan kepulan asap hitam yang menyebar ke kawasan permukiman. Lurah Tanah Tinggi, Dewi Ratna Sari, menjelaskan bahwa arah angin yang berubah sejak pagi menyebabkan asap pekat bergerak menuju pemukiman.

"Sejak pagi arah angin berubah ke wilayah Tanah Tinggi sehingga asap mulai masuk ke permukiman. Karena asap cukup pekat dan mulai mengganggu pernapasan, warga yang berada di sekitar lokasi kami evakuasi ke tempat yang lebih aman," kata Dewi.

Antisipasi Gangguan Kesehatan

Pemerintah kelurahan berkoordinasi dengan Puskesmas Tanah Tinggi untuk memantau kesehatan warga. Tenaga kesehatan diterjunkan untuk memeriksa kondisi masyarakat yang terdampak asap. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan warga yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Warga tetap diimbau menggunakan masker saat beraktivitas untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan.

Selain menyiapkan lokasi pengungsian sementara di sarana ibadah, Kelurahan Tanah Tinggi juga membuka posko kesehatan di dekat lokasi kebakaran. Posko ini memudahkan warga melakukan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini gejala gangguan pernapasan akibat asap kebakaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga