Bareskrim Polri Ungkap Komplotan Perampok Bersenjata Api di Lampung
Satuan Resmob Bareskrim Polri berhasil menangkap lima orang tersangka komplotan perampok bersenjata api yang melancarkan aksi kejahatan di Tulang Bawang Barat, Lampung. Kelima tersangka tersebut, yang diidentifikasi dengan inisial AY, T, J, Y, dan D, ditangkap dalam operasi gabungan yang melibatkan Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat.
Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard H. Nainggolan menyatakan bahwa operasi ini berhasil mengungkap kasus dengan cepat dan komprehensif. Peristiwa perampokan terjadi pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri.
Kronologi Aksi Perampokan yang Menggemparkan
Saat kejadian, dua korban, yaitu sopir truk dan seorang staf toko distributor bahan pangan, sedang dalam perjalanan untuk menyetorkan uang sebesar Rp 800 juta ke Bank Mandiri menggunakan mobil truk. Tiba-tiba, sepeda motor yang ditumpangi tersangka T dan J memepet truk korban dan langsung melepaskan tembakan senjata api ke arah kaca hingga tembus.
"Terdengar bunyi tembakan senjata api sebanyak tiga kali, yang membuat truk berhenti dan menimbulkan kepanikan warga sekitar," ujar Reinhard. Kedua tersangka kemudian mengambil uang ratusan juta tersebut dan langsung kabur meninggalkan lokasi.
Proses Penyidikan dan Penangkapan
Berdasarkan informasi awal, tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan. Hanya sehari setelah kejadian, polisi berhasil menemukan petunjuk berupa sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan tersangka dalam aksinya. Barang bukti ini ditemukan dibuang di bawah Jalan Tol Lampung - Palembang, bersama dengan CCTV dan alat bukti lainnya.
Atas keterangan saksi dan alat bukti yang terkumpul, polisi akhirnya menangkap kelima tersangka dengan peran yang berbeda-beda dalam komplotan ini:
- AY berperan sebagai otak perampokan, mempersiapkan Mobil Grand Max untuk mengangkut sepeda motor yang digunakan.
- J bertindak sebagai joki motor saat aksi berlangsung.
- T merupakan eksekutor yang melakukan penembakan.
- Y bertugas memantau situasi menggunakan sepeda motor Honda Revo.
- D berperan sebagai penyedia motor yang dipakai Y dan turut serta dalam aksi perampokan.
Reinhard menegaskan bahwa kelima tersangka telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Video yang beredar menunjukkan kaca pintu mobil truk bernomor polisi BE-8247-QM bagian kanan pecah akibat tembakan, dengan suara perekam menyebutkan uang yang dibawa kabur senilai setengah miliar.
Konfirmasi dari Polda Lampung
Kabid Humas Polda Lampung membenarkan terjadinya aksi perampokan ini, yang terjadi di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba. Operasi penangkapan ini menunjukkan komitmen aparat keamanan dalam menangani kasus kriminalitas bersenjata yang mengancam ketertiban masyarakat.



