Viral BMW Listrik Dirusak Massa di Jakarta Barat, Ini Faktanya
BMW Listrik Dirusak Massa di Jakarta Barat, Ini Faktanya

Sebuah video yang memperlihatkan mobil listrik BMW i5 hancur akibat diamuk massa di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB pada Senin, 22 Juni 2026.

Kronologi Kejadian

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika mobil listrik BMW yang dikemudikan pria berinisial ASW (26) melaju di Jalan Meruya Selatan dari arah utara menuju selatan. Kendaraan itu kemudian menabrak seorang pengendara sepeda motor berinisial S (53).

"Sesampainya di depan Universitas Mercu Buana menabrak sepeda motor Honda Supra yang melaju dari arah Selatan ke Utara," ungkap Joko.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kembangan untuk mendapatkan perawatan medis.

Amukan Massa

Mobil listrik BMW yang terlibat kecelakaan tidak luput dari amukan massa. Sejumlah bagian kendaraan mengalami kerusakan, termasuk bodi dan kaca depan. "Kendaraan listrik sedan BMW rusak di bagian bemper depan dan kaca depan pecah. Sedangkan sepeda motor Honda Supra rusak di bagian bodi depan dan blok mesin pecah," ujar Joko.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar, tampak mobil listrik BMW i5 berwarna hitam dikejar oleh sejumlah warga. Kaca bagian belakang mobil terlihat pecah, sementara bodinya mengalami kerusakan akibat lemparan batu. Meski mengalami kerusakan cukup parah, kendaraan tersebut masih melaju dengan kecepatan rendah.

Dugaan Tabrak Lari

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa mobil hitam tersebut diduga terlibat insiden tabrak lari terhadap seorang pengemudi ojek online. Pengemudi mobil disebut sempat melarikan diri ke arah Kebon Jeruk. Namun, sejumlah warga mengejar kendaraan tersebut hingga akhirnya berhenti di pinggir jalan dekat Tol Kebon Jeruk.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki dugaan adanya unsur tabrak lari yang memicu kemarahan warga. "Masih dalam proses penyelidikan," kata Joko.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga