Polisi Ungkap Kronologi Sebelum Lansia Dibunuh di Pekanbaru
Kronologi Sebelum Lansia Dibunuh di Pekanbaru

Polisi mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) tewas dibunuh di Rumbai, Pekanbaru, Riau. Beberapa minggu sebelumnya, rumah tersebut sempat kebobolan sehingga pemilik memasang CCTV.

Rumah Korban Pernah Dibobol

Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa sebelum terjadi pembunuhan, rumah korban pernah kemalingan. Kamar utama dijebol oleh maling.

"Pada tanggal 8 April 2026, Pak Salmon dan ibu (korban) terkejut karena bagian kamar utamanya sempat dibobol, ada yang mencongkel. Di situ tidak ada lagi yang dikenal lagi, kemudian dia bertanya kepada anandanya Arnold," jelas Kombes Pandra dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Karena kecurigaan itu, pemilik akhirnya memasang CCTV tepatnya pada tanggal 8 April 2026. Kamera CCTV yang baru dipasang inilah yang memberikan petunjuk soal pelaku pembunuhan di rumah korban.

"Karena ada kecurigaan barulah dipasang CCTV, yang ada di tayangan media sosial itu, baru dipasang tanggal 9 April 2026," imbuhnya.

Pembunuhan Terekam CCTV

Pembunuhan itu terjadi pada Rabu (29/4) siang. Korban meninggal dunia setelah dihantam balok kayu berkali-kali. Dari hasil pendalaman CCTV, polisi sudah mengarah kepada terduga pelaku. Salah satunya yang dicurigai adalah menantu korban berinisial AF.

Detik-detik pembunuhan terhadap Dumaris juga terekam CCTV. Dalam rekaman CCTV, terlihat awalnya mobil hitam parkir di depan rumah korban. Seorang perempuan berkaus hitam masuk ke dalam rumah diikuti oleh wanita berjaket hoodie yang disusul dua orang pria.

Tak lama kemudian, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu menyambut wanita berkaus hitam. Setelah itu, wanita berkaus hitam menyalaminya dan korban duduk di kursi. Mereka kemudian berbincang-bincang. Di saat itu, pelaku pria yang memakai kaus abu-abu dan bermasker sekonyong-konyong menghantam kepala korban dengan balok kayu yang dia bawa.

Korban dihantam balok kayu berkali-kali hingga terkulai. Para pelaku sempat melihat ke arah CCTV, kemudian si pria tadi merusak CCTV tersebut.

Polisi terus mendalami kasus ini dan berkomitmen mengusut tuntas pembunuhan sadis tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga