Polisi mengungkap dugaan sementara penyebab selebgram Mohamad Irman Ali (33) atau Woodyrman menganiaya pria asal Brunei Darussalam hingga tewas di Blok M, Jakarta Selatan. Woodyrman tersulut emosi setelah korban membela teman.
Motif Penganiayaan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan diduga karena tersangka tersulut emosi. Peristiwa itu bermula dari kesalahpahaman antara Woodyrman dan salah satu saksi. Korban kemudian bermaksud membela saksi tersebut, sehingga terjadi adu mulut antara korban dan tersangka.
Tantangan Berkelahi
Sebelum kejadian, korban sempat mengirimkan pesan suara atau voice note yang bernada tantangan berkelahi. Saat korban dan tersangka bertemu di lokasi kejadian, situasi menjadi semakin konfrontatif.
Pengaruh Alkohol
Woodyrman diduga berada dalam pengaruh alkohol saat melakukan penganiayaan. Dalam kondisi emosi, tersangka melakukan pemukulan satu kali ke arah kepala korban menggunakan tangan kanan yang saat itu memegang paper bag berisi botol minuman. Akibat pemukulan tersebut, korban terjatuh dan sempat menjalani perawatan medis, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Keributan yang melibatkan sesama warga negara asing ini terjadi di Blok M, Jakarta Selatan pada Rabu (6/5) dini hari. Korban berinisial MHF (30) meninggal dunia setelah 10 hari dirawat.



