Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi di toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Jogja-Surabaya. Sejumlah saksi dan rekaman CCTV diperiksa untuk mengungkap siapa yang tega meninggalkan bayi mungil tersebut.
Penyelidikan Dilakukan Polsek Banjarsari dan Polresta Solo
Kapolsek Banjarsari Kompol Harno mengungkapkan bahwa bayi yang ditemukan di KA Sancaka itu kemudian diturunkan di Stasiun Balapan Solo. "Personel Satreskrim Polresta Solo bersama Unit Reskrim Polsek Banjarsari saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, penelusuran rekaman CCTV, hingga berkoordinasi dengan pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengungkap pelaku," kata Harno dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Sabtu (4/7).
Polisi Minta Bantuan Masyarakat
Kompol Harno juga berharap bagi masyarakat yang mengetahui informasi apapun terkait pembuangan bayi tersebut agar bisa menghubungi pihak kepolisian. "Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan guna membantu proses penyelidikan sehingga pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, Polresta Solo juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan bayi maupun anak," jelasnya.
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka
Bayi tersebut ditemukan petugas di dalam toilet KA Sancaka pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 07.20 WIB. Kemudian bayi dievakuasi ke Stasiun Balapan Solo dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Solo untuk mendapatkan perawatan medis.



