KOMPAS.com - Aksi dua polisi di China yang rela mengais pasir dengan tangan kosong demi menemukan telepon genggam milik seorang wisatawan Taiwan menuai pujian luas di media sosial. Peristiwa itu terjadi di kawasan wisata Bukit Pasir Bernyanyi (Singing Sand Dunes) di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 15 Mei 2026.
Kronologi Kejadian
Wisatawan bernama keluarga Tsao tersebut kehilangan ponselnya sekitar pukul 23.00 waktu setempat saat berada di kawasan bukit pasir yang terkenal dengan fenomena suara dengungan mirip nyanyian ketika angin bertiup. Tsao panik karena ponselnya berisi data penting dan kontak keluarga.
Dua petugas kepolisian setempat, tanpa ragu, langsung turun tangan. Mereka menggunakan tangan kosong untuk menggali pasir di area yang luas demi menemukan ponsel tersebut. Upaya ini berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya ponsel berhasil ditemukan.
Reaksi Wisatawan dan Publik
Setelah ponselnya berhasil ditemukan, Tsao bahkan sempat menunjukkan izin perjalanan penduduk Taiwan miliknya di depan kamera dan mengungkapkan rasa syukur. Ia mengaku sangat terharu dengan dedikasi para polisi yang tidak kenal lelah membantunya.
Aksi ini viral di media sosial China dan mendapat banyak komentar positif. Warganet memuji profesionalisme dan keramahan polisi China dalam membantu wisatawan asing. Banyak yang menyebut tindakan ini sebagai contoh pelayanan publik yang patut ditiru.
Peristiwa ini juga menjadi sorotan karena menunjukkan hubungan baik antara warga Taiwan dan daratan China. Meskipun ada ketegangan politik, aksi kemanusiaan seperti ini tetap diapresiasi lintas batas.



