Pria di Sulbar Tebas Istri dan Anak, Diduga Pengaruh Ilmu Hitam
Seorang pria berinisial AR (41) di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), tega menebas istrinya S (40) dan anak perempuannya H (7) menggunakan sebilah parang. Peristiwa tragis ini diduga dipicu oleh gangguan jiwa yang dialami pelaku setelah mempelajari ilmu hitam.
Kronologi Kejadian
Peristiwa berdarah itu terjadi di Kecamatan Tobadak pada Rabu (3/6) sekitar pukul 04.00 Wita. Saat itu, salah satu anak korban berinisial SU melihat langsung pelaku membacok ibunya. Menurut Kasat Reskrim Polres Mateng Iptu Muh Arifin, SU yang keluar kamar melihat ayahnya memegang parang sambil cekcok dengan ibunya. SU pun berlari ke rumah pamannya yang berada di samping untuk meminta pertolongan.
Setibanya di rumah, SU dan pamannya mendapati korban S sudah bersimbah darah, sementara H mengalami luka akibat tebasan parang. Pelaku AR melarikan diri dan buron selama tiga hari sebelum akhirnya ditangkap pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 01.00 Wita.
Motif dan Dampak
Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa motif pembacokan diduga karena pelaku mengalami gangguan jiwa akibat mempelajari ilmu hitam. Akibat perbuatannya, korban S meninggal dunia, sedangkan H masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi masih terus menyelidiki kasus ini.



