Polda Metro Gagalkan Peredaran 120 Vape Narkoba di Jakbar
Polda Metro Gagalkan 120 Vape Narkoba di Jakarta Barat

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis etomidate yang dikemas dalam 120 cartridge vape di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan seorang pria berinisial A (32) sebagai terduga pelaku.

Kronologi Penangkapan

Penangkapan dilakukan pada Kamis, 7 Mei 2026, dini hari di Jalan Boulevard Raya, Kapuk, Cengkareng. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika etomidate di wilayah tersebut.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum, menyatakan bahwa timnya segera melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi yang dimaksud. "Pada hari Kamis tanggal 7 Mei 2026, Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya telah berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana narkotika golongan II jenis etomidate yang dilakukan oleh terduga pelaku inisial A," ujarnya dalam keterangan pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Barang Bukti yang Diamankan

Saat penggeledahan, petugas menemukan 120 cartridge vape yang mengandung etomidate. Barang bukti tersebut disimpan dalam kantong merah yang dibungkus kardus. "Adapun barang bukti yang telah kami amankan yaitu 120 buah cartridge yang berisikan etomidate dengan kisaran harga jual sekitar Rp 3 sampai Rp 5 juta," jelas Kompol Indah.

Setiap cartridge dijual dengan harga antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Selain cartridge, petugas juga mengamankan satu unit ponsel milik terduga pelaku.

Proses Hukum Selanjutnya

"Saat ini terduga pelaku dan juga barang bukti telah kami amankan ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," imbuh Kompol Indah. Polda Metro Jaya terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika etomidate di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga