Zaskia Mecca Kecewa Sidang Prajurit TNI Pukul Stafnya Ditunda Tanpa Kabar
Zaskia Mecca Kecewa Sidang Prajurit TNI Ditunda Tanpa Kabar

Zaskia Mecca Kecewa Sidang Prajurit TNI Pukul Stafnya Ditunda Tanpa Kabar

Artis Zaskia Adya Mecca mengaku sangat kecewa setelah sidang lanjutan kasus pemukulan terhadap stafnya oleh oknum prajurit TNI ditunda tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Kejadian ini memicu pertanyaan mengenai mekanisme komunikasi dalam persidangan militer.

Kebingungan di Pengadilan Militer

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (8/4/2026), Zaskia mengungkapkan bahwa dirinya bersama suami, Hanung Bramantyo, dan dua saksi lainnya datang ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta sesuai panggilan sidang yang diagendakan pada Selasa (7/4/2026). Namun, saat tiba di lokasi, mereka justru menemukan ruang sidang kosong dan gelap tanpa aktivitas persidangan.

"Kita semua datang nggak ada apa-apa, sidangnya ditunda kita nggak diinformasiin," kata Zaskia dalam video yang diunggahnya. Ia menambahkan bahwa petugas di tempat tersebut juga tampak kebingungan dan hanya bisa mengatakan tidak ada agenda sidang pada hari itu.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Zaskia mempertanyakan sistem komunikasi pengadilan, terutama karena penundaan sidang ini melibatkan banyak pihak yang telah menyiapkan waktu dan membatalkan jadwal lainnya. "Harusnya siapa yang mengabarkan ke kami kalau sidang batal? Lalu kapan lagi kalau di reschedule?" tulisnya dalam caption unggahan.

Penjelasan Resmi dari Pengadilan Militer

Menanggapi pernyataan Zaskia, Pengadilan Militer II-08 Jakarta memberikan klarifikasi melalui hakim juru bicara. Dijelaskan bahwa penundaan sidang pada 7 April 2026 terjadi atas permintaan Oditurat Militer II-07 Jakarta, yang bertepatan dengan fokus pada pelimpahan berkas perkara penyiraman air keras dari Puspom TNI.

"Bahwa pemanggilan para pihak dalam persidangan, baik Terdakwa, Para Saksi maupun Pihak lain yang terkait adalah menjadi kewenangan dari Oditurat Militer," tulis pernyataan resmi tersebut. Pengadilan juga menyatakan bahwa kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Latar Belakang Kasus Pemukulan

Kasus ini bermula dari insiden pada September 2025, di mana staf Zaskia Mecca dipukul oleh seorang pengendara motor di kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Korban saat itu sedang mengantar anak Zaskia ke sekolah. Setelah investigasi, terungkap bahwa pelaku adalah oknum prajurit TNI bernama Nico Corentha.

Pelaku sempat diamankan warga sebelum akhirnya ditangani oleh Pomdam Jaya. Proses hukum kemudian dilanjutkan ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta, dengan sidang pertama digelar pada 11 Maret 2026 untuk pembacaan dakwaan, dilanjutkan pemeriksaan saksi pada 31 Maret 2026.

Sidang lanjutan yang dijadwalkan pada 7 April 2026 ini dimaksudkan untuk pemeriksaan saksi lebih lanjut, namun harus ditunda tanpa pemberitahuan resmi kepada pihak-pihak terkait. Zaskia sebagai korban merasa bahwa transparansi dan komunikasi dalam proses peradilan militer perlu ditingkatkan agar tidak merugikan masyarakat awam yang terlibat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga