Bareskrim Buru Pak Cik, Pengendali Jaringan Narkoba The Doctor
Bareskrim Buru Pak Cik, Pengendali Jaringan The Doctor

Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri terus mengembangkan jaringan narkoba yang dikendalikan oleh Andre Fernando alias The Doctor. Kini, Bareskrim tengah memburu Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Cik alias Pak Haji, yang diduga sebagai pengendali dan pemasok sabu kepada jaringan The Doctor.

Pengajuan Red Notice ke Interpol

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa Pak Cik merupakan warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh yang saat ini terdeteksi berada di Malaysia. Bareskrim Polri melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri telah mengajukan penerbitan red notice terhadap Pak Cik.

"Kami sudah memohon untuk penerbitan red notice ke Interpol melalui Divhubinter Polri, karena yang bersangkutan terdeteksi berada di Malaysia," kata Brigjen Eko Hadi dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026). Dengan terbitnya red notice dari Interpol, diharapkan pengejaran terhadap Pak Cik dapat berjalan maksimal.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kerja Sama dengan Polisi Malaysia

Selain red notice, Polri juga meminta bantuan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) melalui mekanisme kerja sama police-to-police. "Kami juga mengirimkan surat permohonan bantuan penangkapan secara police-to-police kepada PDRM Malaysia terhadap DPO Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Haji alias Pak Cik," imbuh Brigjen Eko Hadi.

Untuk kelengkapan administrasi permohonan red notice, penyidik Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kombes Handik Zusen melakukan pembuatan sketsa wajah Pak Cik. Pembuatan sketsa wajah ini melibatkan Pusident Bareskrim Polri.

Profil Hendra alias Pak Cik

Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Cik alias Pak Haji merupakan WNI asal Aceh yang diduga kuat sebagai bandar narkotika jaringan internasional. Ia terafiliasi dengan jaringan Andre alias The Doctor.

Berdasarkan keterangan The Doctor, sebelumnya dia pernah mengirimkan narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram kepada Erwin Iskandar alias Koh Erwin, bandar narkoba asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sabu tersebut diperoleh The Doctor dari Pak Cik.

"Berdasarkan keterangan Andre Fernando alias The Doctor, Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Haji ini merupakan DPO BNN RI terkait perkara TPPU tindak pidana narkotika," tutur Brigjen Eko Hadi.

Transaksi Mencapai Ratusan Miliar

Penyidik Bareskrim juga menganalisis sejumlah rekening jaringan sindikat narkoba yang terhubung dengan Hendra. Dari hasil analisis diketahui total transaksi dari 4 rekening penampungan Hendra Lukmanul Hakim selama periode 28 Desember 2018 sampai dengan 31 Maret 2026 mencapai 14.961 transaksi dengan nilai Rp 464.144.761.398,46 (empat ratus enam puluh empat miliar seratus empat puluh empat juta tujuh ratus enam puluh satu ribu tiga ratus sembilan puluh delapan rupiah koma empat puluh enam sen).

Bareskrim Polri terus berupaya mengungkap jaringan narkoba ini dan menangkap para pelaku yang masih buron. Kerja sama internasional menjadi kunci dalam pengejaran Pak Cik yang berada di Malaysia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga