Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah pemulihan secara menyeluruh bagi para korban pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Hal ini disampaikan setelah ia bertemu langsung dengan sejumlah korban yang didampingi oleh orang tua mereka di sebuah lokasi di Pati.
Langkah Pemulihan dan Pendidikan
Gus Ipul menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah pemulihan bagi seluruh korban. Selain itu, pemerintah juga akan memikirkan kelanjutan pendidikan bagi seluruh santri di pondok pesantren tersebut. "Kami bersepakat untuk lakukan langkah-langkah pemulihan bagi seluruh korban dan sekaligus memikirkan bersama seluruh santri yang berada di Pondok Pesantren tersebut untuk bisa meneruskan pendidikannya," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis pada Jumat, 15 Mei 2026.
Menurut Gus Ipul, pemerintah berdiri di sisi korban dan akan memberikan pendampingan secara menyeluruh. "Kita semua berdiri di sisi korban, kami dengan Pak Bupati akan bekerjasama untuk memberikan perlindungan, rehabilitasi dan pemberdayaan," jelasnya.
Koordinasi untuk Pendidikan Santri
Terkait keberlanjutan pendidikan para santri, Gus Ipul menjelaskan bahwa keputusan akan ditentukan oleh pemerintah daerah melalui koordinasi dengan Kementerian Agama dan instansi terkait. "Pada dasarnya adalah kita ingin akses pendidikan pada anak-anak kita tetap bisa diperoleh, mereka bisa bersekolah yang paling aman, paling nyaman dan paling memungkinkan," kata Gus Ipul.
Ia menambahkan bahwa pemerintah juga akan melihat kondisi dan profil keluarga korban sebelum menentukan langkah lanjutan, agar penanganan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. "Jadi Insyaallah, itu akan dipikirkan bersama dan kita akan melakukan pendampingan sampai tuntas," tuturnya.
Kutukan Keras terhadap Pelaku
Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul mengutuk keras tindak pelecehan seksual tersebut dan meminta aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman maksimal kepada pelaku. "Kita mengutuk keras kejadian itu, kita minta pelaku dihukum sekeras-kerasnya, seberat-beratnya, umur hidup kalau perlu supaya ini menjadi pembelajaran bagi kita semua," tegas Gus Ipul.
Dukungan dari Plt Bupati Pati
Senada dengan Mensos, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan apresiasi kepada Kementerian Sosial (Kemensos) atas penanganan kasus pelecehan seksual yang terjadi di Ponpes Ndolo Kusumo. "Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Menteri yang sudah mendukung kami dalam upaya penanganan (kasus di) Ndolo Kusumo. Sehingga kami lebih ringan lagi untuk pendampingan korban. Pak Menteri tadi juga sudah memberikan beberapa program bagi korban," kata Risma.
Risma juga telah membentuk satuan tugas khusus untuk penanganan lanjutan yang akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat memastikan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi para korban.



