Di media sosial beredar video yang memperlihatkan seekor harimau menerjang mobil patroli polisi saat melintas di dekat hutan. Video tersebut ramai dibagikan oleh pengguna Facebook pada 16 Maret 2026. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut dipastikan palsu dan merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Penelusuran Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap video yang beredar. Hasilnya, ditemukan sejumlah kejanggalan yang mengindikasikan bahwa video tersebut bukanlah rekaman asli. Beberapa ciri manipulasi AI terlihat dari gerakan yang tidak natural dan ketidaksesuaian pencahayaan antara objek harimau dengan latar belakang.
Narasi yang Beredar
Video yang diklaim sebagai peristiwa nyata tersebut dibagikan dengan narasi yang menyesatkan. Akun Facebook yang mengunggahnya menuliskan bahwa mobil patroli polisi diterkam harimau saat melintas di kawasan hutan. Narasi ini kemudian menyebar luas dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
Tim Cek Fakta menegaskan bahwa tidak ada bukti otentik yang mendukung kejadian tersebut. Pihak kepolisian juga belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa yang disebut dalam video. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Kesimpulan
Video mobil patroli polisi diterkam harimau adalah konten palsu yang dibuat menggunakan teknologi AI. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya dan selalu melakukan pengecekan fakta sebelum membagikan informasi.



