Maling Bobol SDN Cibinong Bogor Pakai Bahan Kimia untuk Rusak Gembok
Maling Bobol SDN Cibinong Pakai Bahan Kimia Rusak Gembok

Polisi Ungkap Modus Maling Bobol SDN di Cibinong Bogor dengan Bahan Kimia

Polisi berhasil mengungkap siasat cerdik yang digunakan oleh para maling dalam membobol sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelaku diduga menggunakan bahan kimia khusus untuk merusak kunci gembok, sehingga memudahkan akses masuk ke dalam gedung sekolah.

Bahan Kimia Digunakan untuk Merusak Kunci Gembok

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi kejadian, ditemukan bukti kuat bahwa pelaku merusak kunci gembok dengan memanfaatkan bahan kimia. "Bahwa diduga pelaku merusak kunci gembok dengan menggunakan bahan kimia," tegasnya pada Jumat (20/2/2026).

Bukti ini didukung oleh temuan serpihan isian gembok yang rusak di sekitar area pintu gerbang depan, dekat lapangan olahraga, dan di depan pintu ruang guru. "Karena ditemukan di area pintu gerbang depan pintu, gerbang dekat lapangan olahraga dan di depan pintu ruang guru ditemukan gembok yang rusak dan beberapa serpihan isian dari gembok tersebut," jelas AKP Anggi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selain itu, polisi menduga pelaku juga menggunakan sejumlah alat bantu lainnya untuk merusak kunci pintu di ruang laboratorium komputer dan ruang guru. Identitas pelaku masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Puluhan Perangkat Elektronik Raib dalam Aksi Pencurian

Aksi pembobolan ini mengakibatkan hilangnya puluhan perangkat elektronik berharga dari berbagai ruangan di SDN tersebut. Barang-barang tersebut dicuri dari ruang laboratorium komputer, ruang kepala sekolah, ruang guru, hingga dapur sekolah.

Berikut adalah daftar barang yang dicuri berdasarkan keterangan polisi:

  • Di ruang kepala sekolah: 1 unit sound system, 1 proyektor, 1 printer, dan 1 unit pengeras suara.
  • Di ruang laboratorium komputer: 24 unit komputer (PC), 60 unit tablet, dan 2 unit pengeras suara.
  • Di dapur sekolah: 1 tabung gas 3 kg dan 1 alat penanak nasi (rice cooker).
  • Di ruang guru: 1 unit proyektor dan 1 unit televisi.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP, termasuk:

  1. 1 pasang gerendel pintu
  2. 1 buah gembok
  3. 1 buah tutup gembok
  4. Pecahan isi gembok
  5. 1 buah pisau dapur dan cutter
  6. Kepala palu
  7. Serpihan isi gembok

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan pelaku dan mengembalikan barang-barang yang dicuri. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan sekolah dan fasilitas publik lainnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga