Viral Pria di Medan Bawa Kabur Emas Batangan 150 Gram, Modus Pura-pura Beli
Viral Pria di Medan Bawa Kabur Emas Batangan 150 Gram

Viral Pria di Medan Bawa Kabur Emas Batangan 150 Gram, Modus Pura-pura Beli

Seorang pria di Medan nekat mencuri emas batangan seberat 150 gram dari Toko Mas Agung yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan menjadi viral di media sosial. Pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura hendak membeli emas.

Dilansir dari detiksumut pada Selasa, 26 Mei 2026, pelaku datang ke toko dengan mengenakan helm dan masker. Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku sempat mengecek keaslian emas batangan dengan memotretnya menggunakan telepon genggam. Setelah yakin, ia langsung membawa kabur emas tersebut.

Kronologi Kejadian

Kanit Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026. Awalnya, pelaku datang dengan mengaku ingin membeli emas batangan dan meminta untuk melihat emas tersebut terlebih dahulu. Karyawan toko kemudian memberikan emas dalam dua tahap.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Kita melihat karyawannya memberikan emas kepada pembeli yang sebenarnya belum dikenal, bahkan sampai dua kali memberikan emas tersebut. Saya lihat karyawan kurang memperhatikan," ujar Poltak.

Pertama, karyawan memberikan emas batangan seberat 50 gram untuk diperiksa keasliannya. Kemudian, karyawan kembali memberikan emas batangan seberat 100 gram. Setelah kedua emas berada dalam penguasaannya, pelaku langsung melarikan diri.

Kerugian Capai Rp400 Juta

"Dua kali pemberian. Kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta. Kita sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi," tambah Poltak.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku. Video CCTV yang viral diharapkan dapat membantu identifikasi pelaku. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada pembeli yang tidak dikenal, terutama untuk transaksi bernilai besar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga